Pandemi Covid-19, Banyak Event Tak Bisa Digelar Perkemi Bali

0
51
Fredrik Billy

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS Di tengah pandemi Covid-19 yang belum tahu sampai kapan berakhir, ternyata banyak event yang mestinya digelar oleh Pengprov Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi), ternyata tidak bisa dihelat.

“Ada tujuh event lokal Bali yang biasanya kami gelar rutin setiap tahun, terpaksa harus hangus tak bisa digelar karena kondisi dan situasi pandemi Covid-19 yang masih belum lenyap,” ucap Wakil Ketua Umum Pengprov Perkemi Bali Fredrik Billy, Jumat (22/5/2020).

Billy mengaku sulit memprediksi kapan pandemi Covid-19 berakhir, karena kasusnya setiap hari terus bertambah signifikan. Meski demikian, Perkemi Bali akan menunggu kondisi mereda untuk menggelar event tadi.

“Kami tunggu saja kondisi ini dan memang tahun ini kami tidak bisa melaksanakan kegiatan tersebut. Padahal event-event itu sangat penting bagi kami untuk melihat perkembangan kenshi putra dan putri Bali tak hanya di level senior atau yang menyandang atlet PON Bali namun juga para kenshi putra dan putri junior,” ungkap Billy ditemui di Kantor DPC Peradi Denpasar.

Diakuinya, tujuh event lokal tersebut di antaranya Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kempo, Bali Open, PLN Cup, Badug Cup, Bupati Gianyar Cup dan lain-lainnya. Hal itu membuat Perkemi Bali harus menahan dulu kegiatan yang ingin digelarnya.

“Tak hanya itu juga pastinya ini juga terkait dengan event nasional yang tahun ini untuk kempo juga tidak ada gelaran, sehingga event lokal yang menjadi jenjang kejuaraan ke level nasioal turut tak bisa digelar,” ujar Billy yang juga Bidang Hukum dan Etika KONI Bali.

Meski demikian, khusus kenshi putra dan putri PON Bali tetap menjalankan latihan mandiri di rumah masing-masing. Karena itu memang merupakan kewajiban untuk menjalankan program yang ditetapkan KONI Bali untuk melakukan latihan mandiri.

“Pelatih sudah memberikan instruksi dan program latihan mandiri secara rutin melalui online dan tetap diawasi oleh para pelatih dan pengurus Perkemi Bali. Kalau nanti kondisinya sudah normal maka kami akan melakukan latihan bersama tapi tetap dengan menggunakan jarak seperti aturan kesehatan,” tegasnya.

Disebutkannya jika keshi melakukan latihan sesuai instruksi pelatih namun juga ada yang menambah porsi latihan sendiri. Hal itu dinilai bagus karena kebugaran fisik bakal tetap bisa terjaga. (yus)