Bali Tempati Peringkat Lima dalam Hal Pasien Sembuh Covid-19

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Provinsi Bali menempati peringkat kelima dalam hal pasien positif yang sembuh, yakni  sebanyak 81 orang dari 193 kasus positif atau sekitar 42 persen. Demikian disampaikan Tim Analisis Covid-19 Provinsi Bali kepada Gubernur Bali Wayan Koster, Senin (27/4/2020).

Sedangkan peringkat pertama hingga empat masing-masing diduduki Provinsi Nusa Tenggara Timur sebanyak 1 pasien sembuh dari 1 pasien positif (100 persen), Provinsi Maluku 11 pasien sembuh dari 22 pasien positif (50 persen), DI Yogyakarta 37 pasien sembuh dari 83 kasus (45 persen), dan Provinsi Aceh sebanyak 4 pasien sembuh dari 9 kasus (44 persen).

Tim Analisis Covid-19 Bali juga mencatat bahwa di luar Yogyakarta, 3  provinsi yang lain  tersebut tidak seperti Bali yang merupakan daerah tujuan pariwisata dunia.

Sedangkan bila dilihat dari jumlah pasien yang meninggal, Bali berada di urutan paling rendah yaitu sebanyak 4 orang dari 193 kasus positif atau sekitar 2 persen. Pasien yang meninggal terdiri atas 2 orang warga negara asing, 1 orang luar yang   berdomisili di Bali dan 1 orang pekerja migran Indonesia (PMI) warga Bali.

Tingkat kesembuhan yang tinggi dan tingkat kematian pasien Covid-19 yang sangat rendah di Bali menunjukkan penanganan Covid-19 di Bali telah dikelola dengan baik oleh Gugus Tugas Provinsi Bali dan Gugus Tugas kabupaten/kota. Penanganan yang baik tersebut dapat dilihat dari  kebijakan yang telah diputuskan oleh Gubernur Bali sebagai Ketua Gugus Tugas Provinsi.

Pertama, Gubernur telah mengeluarkan kebijakan strategis berupa imbauan dan instruksi yang membatasi pergerakan masyarakat di Bali; bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah di rumah serta membatasi aktivitas dan interaksi masyarakat di luar rumah.

Kedua, kecepatan Gubernur mengeluarkan kebijakan yaitu menetapkan Bali dalam status tanggap darurat dan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Ketiga, mengembangkan koordinasi, sinergi, dan dukungan penuh dari Kapolda Bali dan Pangdam IX/Udayana beserta  jajarannya. Keempat, Gubernur dan Majelis Desa Adat mengeluarkan keputusan bersama membentuk Satgas Gotong Royong berbasis Desa Adat.

Kelima, menunjuk 13 rumah sakit rujukan, dan menjadikan RSPTN Unud sebagai pusat penanganan Covid-19 serta RSUP Sanglah sebagai penanganan Covid-19 yang berkategori berat. Keenam, penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai dari segi jumlah dan kualitas.

Tim Analisis Covid-19 Provinsi Bali juga mencatat bahwa posisi Bali dalam Penanganan Covid-19 secara nasional berada di peringkat 8 dalam jumlah kumulatif kasus positif Covid-19, di bawah Provinsi Nusa Tenggara Barat (206 kasus), Banten (382), Sulawesi Selatan (440), Jawa Tengah (666), Jawa Timur (796), Jawa Barat (951), dan DKI Jakarta (3.869).

Kenyataan ini  menegaskan bahwa apa yang menjadi kekhawatiran sejumlah pihak, bahwa Bali diperkirakan akan paling terancam terkena Covid-19 mengingat Bali sebagai destinasi Wisata Dunia dan terbesar di Indonesia, sampai saat ini tidak terbukti. (ari)