Kantor KONI Bali Disatroni Maling di Siang Bolong

IGN Oka Darmawan

Denpasar, PERSPECTIVESNEWSDi tengah anjuran pemerintah agar bekerja dari rumah, Kantor KONI Bali di kompleks GOR Lila Bhuana Denpasar disatroni maling, Rabu (22/4/2020) siang. Pencuri yang diperkirakan seorang diri itu masuk lewat pintu belakang Kantor KONI Bali dan masuk di salah satu ruangan yang merupakan ruang kerja Binpres KONI Bali Nyoman Yamadhiputra.

Selain Yamadhiputra yang juga Ketua Umum Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Bali, ruangan tersebut juga dipakai oleh Wakil Ketua KONI Bali Maryoto Subekti dan Ketua PASI Bali Ida Bagus Dipta.

Pencuri sempat mengacak-acak seisi ruangan, dan hanya mengambil satu slot bola petangue milik Pengprov FOPI Bali yang ada di ruangan tersebut. Uniknya, pencurian di siang bolong sekitar pukul 11.10 Wita itu sempat dipergoki Sekum KONI Bali, IGN Oka Darmawan.

Pelaku berhasil melarikan diri dan hanya membawa satu slot bola Petanque. Sementara pesawat ctelepon listrik yang sempat diambil, jatuh berserakan di lantai. Sebab, pria yang diduga pelaku dengan postur tubuh tinggi itu sempat dikejar Oka Darmawan.

“Saya awalnya tidak mengira ada pencuri masuk. Pikiran awal kami dia itu salah satu pengurus KONI atau pengurus cabor. Begitu dia melarikan diri dan terlihat membawa sesuatu barang, baru saya kaget langsung menanyakan siapa kamu. Pria yang diduga pencuri langsung lari naik ke atas,” ucap Oka Darmawan.

Bahkan, Oka Darmawan mengaku sempat mengejar hampir 50 meter. Karena merasa fisik tidak kuat dan pencuri lari ke atas, dia berusaha menghubungi pengurus KONI lain untuk datang ke KONI. Beberapa menit berikutnya baru dilakukan proses pencairan. Dan, mengecek segala barang yang hilang. Akhirnya datang Binpres KONI Bali Nyoman Yamadhiputra, Waketum KONI Bali, Maryoto Subekti, dan sejumlah pengurus lainnya.

“Pencurinya keburu kabur ke lantai atas, kemudian melarikan diri keluar GOR Lila Bhuana. Kan, banyak akses keluar,” tandas Oka Darmawan.

Sementara itu Binpres KONI Bali Nyoman Yamadhiputra mengakui hanya satu slot bola petanque yang hilang. Selain itu berkas sedikit acak-acakan. Terutama berkas milik salah satu pengurus KONI Bali, IB Dipta yang kebetulan juga satu ruangan dengannya.

“Pesawat telepon sempat diambil, tapi tertinggal lagi setelah Pak Oka Darmawan memergoki aksi pencuri itu. Dan, kami duga pencuri datang dari pintu belakang KONI Bali yang memang tidak dikunci. Sebab, pintu belakang di lantai bawah itu sudah dibuka oleh staf yang biasa tugas di lantai 2. Sementara pencuri masuk ke ruangan saya, karena murni pintu saya dicongkel,” beber Yamadhiputra.

Kejadian pencurian ini tak lepas dari kondisi kantor yang memang tutup pasca imbauan dari Pemerintah akibat pandemi virus Corona (Covid-19). Hal ini rupanya dimanfaatkan betul oleh seseorang yang ingin mengambil barang di KONI Bali. Padahal, di lantai dua GOR Lila Bhuana Denpasar ini selalu ada penjaganya dan tidur di dalam GOR.

“Ke depannya kita harus hati-hati. Dan, mungkin saja karena kantor awalnya tutup, dan tiba-tiba ada Pak Oka Darmawan hadir ke KONI, pencuri itu terkejut dan keburu pilih kabur,” papar Yamadhiputra.

Sebelum pihaknya hadir, menurut pria asal Tabanan itu, Sekum KONI Bali, IGN Oka Darmawan bersama Babinkamtibmas sudah sempat konsultasi dengan mengecek sejumlah sudut di GOR Lila Bhuana Denpasar.

Hasilnya, pencuri memang tidak ditemukan. Dan, kerugian tidak begitu banyak, berkisar Rp 1 juta. Sehingga sampai kemarin kasus pencurian itu belum dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian yang kebetulan berdekatan dengan Polda Bali. (yus)