Jadi Ketum DPD Kertha Wisesa Bali, AAN Gede Widiada Akui Emban Tugas Berat nan Mulia

AAN Gede Widiada (2 dari kanan)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS– Ketua Umum DPD Perguruan Pencak Silat (PPS) Kertha Wisesa Bali, AAN Gede Widiada, SH tak menampik kesediaannya menjadi orang dengan posisi tertinggi di Provinsi Bali untuk olah raga sarat tantangan in, lebih dikarenakan sebagai mengemban tugas mulia.

“Saya didaulat menjadi Ketum sebenarnya tidak secara kebetulan. Kesediaan saya sudah lama dinantikan teman-teman yang sudah lebih dulu terjun menjadi pengurus di PPS Kertha Wisesa. Saya bersedia karena ini sebuah tugas yang mulia,” ungkap Gung Turah sapaan karib anggota DPRD Kota Denpasar enam periode ini ketika ditanya alasannya menerima mandat tersebut.

Ditemui di Puri Peguyangan, Rabu (22/4/2020), tokoh masyarakat sekaligus Penglingsir Puri Peguyangan Denpasar ini menambahkan, PPS Kertha Wisesa saat itu sedang vakum karena ditinggalkan Ketum lama yang mengemban tugas sebagai anggota DPR RI. “Jadi saya memberanikan diri menerima mandat itu. Apalagi PPS Kertha Wisesa memiliki filosofi organisasi yang sama dengan perjuangan puri sejak dulu yakni sama-sama memperjuangkan kemerdekaan masyarakat demi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa,” paparnya.

Ketua Fraksi NasDem-PSI ini mengatakan, pencak silat adalah olahraga bela diri yang mengandung unsur dan nilai seni tinggi. Pencak silat sudah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia tak benda UNESCO. “Jadi ikut turut menjaga warisan budaya dunia adalah tugas yang berat namun mulia. Itulah mengapa saya akhirnya bersedia menjadi Ketum,” tambah WK DPW Partai NasDem Provinsi Bali ini.

Selain melakukan konsolidasi untuk melanjutkan progran pengurus sebelumnya dan menyusun program 4 tahun ke depan, Gung Turah juga memiliki agenda untuk segera membentuk cabang-cabang PPS Kertha Wisesa di daerah-daerah di seluruh wilayah Bali.

“Saya ingin segera membentuk cabang-cabang PPS Kertha Wisesa ini di seluruh wilayah di Bali namun kondisi saat ini belum memungkinkan. Wabah Covid-19 tidak mengizinkan ada pertemuan-pertemuan. Jadi kami putuskan konsolidasi tetap dilakukan melalui jejaring sosial,” papar pria murah senyum ini.

Meski terkendala wabah pandemi Corona, AAN Gede Widiada tetap siap berkiprah dan bertekad mamajukan keberadaan pencak silat di Bali. Bahkan siap mencetak sejumlah atlet pencak silat berprestasi, sehingga bisa selalu tampil sebagai juara.

“PPS Kertha Wisesa adalah perguruan historis yang turut mendirikan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), yang menaungi semua pencak silat yang ada di wilayah Bali. “Kami siap mengemban tugas mulia ini, dan target kami tentu ingin selalu menjadi juara, sehingga perlu kerja keras dan konsolidasi yang intens serta sering melakukan try out,” katanya.

Ia juga berharap peran pemerintah bisa mengayomi keberadaan pencak silat dan memberikan perhatian yang serius, karena PPS Kertha Wisesa ini merupakan warisan leluhur. “Semoga, ke depan mampu menjadi identitas diri generasi muda. Dengan spirit moralitas, kami siap bertarung secara all out untuk menorehkan prestasi juga menjalankan amanah serta siap bersinergi dengan semua pihak,” janjinya.  

Minggu (3/5/2020) pagi di Puri Peguyangan, AAN Gede Widiada berencana akan berbagi bingkisan kepada masyarakat terdampak Covid-19 sebagai wujud kepeduliannya meringankan beban sesama. (ari)