Direktur RSU Negara: “Tiga Pasien Covid-19 di Jembrana Sembuh Patut Disyukuri”

Direktur RSU Negara dr. Gusti Bagus Oka Parwata

Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Negara dr. Gusti Bagus Oka Parwata turut merasa gembira dengan sembuhnya tiga orang pasien Covid-19 warga Kabupaten Jembrana. Ketiganya sebelumnya dirawat di RSU Negara dan akhirnya diijinkan pulang dari ruang isolasi RSU Negara.

“Pasien pertama yang dinyatakan sembuh adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pangyangan, Kecamatan Pekutatan. Yang bersangkutan terinfeksi Covid-19 lewat hasil Swab positif pada 1 April 2020, Swab berikutnya pada 9 dan 13 April 2020, hasilnya negatif,” ungkap dr. Oka Parwata saat dihubungi per telepon, baru-baru ini.

Pasien kedua, lanjut dokter penghobi naik sepeda motor trail ini, adalah pasien asal Kecamatan Melaya Tengah Kaje. Terinfeksi Covid-19 hasil Swab positif pada 4 April 2020. Test Swab berikutnya pada 13 dan 15 April 2020 hasilnya negatif dan dinyatakan sembuh.

Kemudian pasien ketiga adalah pasien PMI asal Pangkung Tanah, Kecamatan Melaya yang dinyatakan sembuh merupakan PDP hasil rapid test positif pada 11 April 2020. Pasien ini dinyatakan sembuh setelah dua kali hasil Swabnya negatif yakni pada 13-15 April 2020.

“Tiga pasien tersebut masing-masing dua orang terkonfirmasi positif Covid-19 dan satu orang lagi merupakan PDP positif hasil rapid test. Ini kabar baik sekaligus menggembirakan. Patut disyukuri,” kata dr. Oka Parwata.

Bupati dan Wabup Bersyukur

Bupati Jembrana didampingi Wabup Kembang Hartawan, Dandim 1617 Negara Letkol Kav. Jeffri M. Hanok dan Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa saat menyampaikan tiga pasien sembuh dari Covid-19.

Terkait sembuhnya tiga orang pasien terkena Covid-19 tersebut, Bupati Jembrana Putu Artha bersama Wabup Kembang Hartawan menyampaikan rasa syukur karena tiga orang pasien dinyatakan boleh pulang ke rumah masing-masing.

“Ini kabar baik sekaligus sebagai motivasi untuk lebih semangat menangani penyebaran Covid-19 yang tak kunjung berhenti,” jelas Bupati Jembrana Putu Artha.

Bupati Jembrana yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 didampingi Wabup Kembang Hartawan, Dandim 1617 Negara Letkol Kav. Jeffri M. Hanok dan Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa, SIK menyampaikan terima kasih kepada para tenaga medis yang sudah bekerja sekuat tenaga menangani pasien yang dirawat di ruang isolasi.

“Sembuhnya tiga orang pasien terpapar Covid-19 itu membuktikan Kabupaten Jembrana mampu menyembuhkannya melalui perawatan di RSU Negara,” terang Putu Artha.

Terkait dengan gelombang kedatangan PMI, Bupati Artha mengemukakan, sesuai instruksi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi akan mengarantina pekerja yang dinyatakan negatif selama 14 hari. Untuk mempermudah pengawasan, telah disiapkan Hotel Jimbarwana sebagai tempat karantina para imigran.

Kloter awal (pertama) telah dikarantina 18 orang PMI yang sebelumnya negatif rapid test. Sementara untuk yang positif ditindaklanjuti dan dirawat langsung oleh Pemprov.

Salah seorang pasien yang telah sembuh mengemukakan, kesembuhannnya itu atas support para dokter yang menangani serta tim medis yang membantu. “Kami dan keluarga menyampaikan terimakasih kepada tim dokter dan tim medis yang menangani sehingga saya bisa sembuh. Intinya pelayanannya sangat baik,” tutur pasien sembuh dari Pangyangan, Kecamatan Pekutatan ini.

Pihaknya juga berpesan kepada warga masyarakat lainnya agar senantiasa mengindahkan imbauan pemerintah untuk rajin mencuci tangan, memakai masker, menjaga kebersihan lingkungan dan jaga jarak.

“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Rumah Sakit, Bapak Bupati Jembrana serta Bapak Wakil Bupati atas dukungannya dan senantiasa memantau keadaan saya dengan memberikan support melalui video call,” tutupnya.    (ADV)