Fasilitas Umum di Kota Denpasar Mulai Ditutup untuk Umum

Taman Kota Lumintang sebagai salah satu fasilitas umum di Kota Denpasar mulai ditutup untuk umum, Jumat (17/4/2020). (FOTO: ist)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Sebagai upaya meminimalisir keramaian guna memutus penyebaran Covid-19, Pemkot Denpasar secara resmi mulai menutup fasilitas umum pada Jumat (17/4/2020). Adapun yang ditutup yakni Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Lapangan Lumintang, dan Taman Kota Lumintang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan  Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi di ruang Press Room Pemkot Denpasar, Jumat (17/4/2020) menjelaskan bahwa fasilitas publik di Kota Denpasar memang identik dengan keramaian, ditambah lagi menjelang akhir pekan. Kali ini, guna menghindari terciptanya keramaian dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Pemkot Denpasar resmi menutup sementara fasilitas umum.

“Saat ini kita tutup  untuk umum untuk menghindari keramaian massa yang biasanya memanfaatkan untuk berolahraga dan berekreasi, sehingga pencegahan penyebaran Covid-19 dapat dioptimalkan,” jelasnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, penutupan ini akan dilaksanakan sampai waktu yang tidak dapat ditentukan. Namun demikian jika kondisi penanganan Covid-19 sudah dinyatakan kembali pulih dan kondusif, maka fasilitas umum seluruhnya akan dibuka kembali.

“Untuk saat ini kami harap masyarakat agar maklum, serta melaksanakan beragam aktivitas di rumah saja, baik itu belajar, bekerja, berolahraga, serta beribadah di rumah, sebagai upaya penerapan social dan physical distancing untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Selebihnya Dewa Rai turut mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan diri. Hal ini dapat dilaksanakan dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, serta senantiasa menggunakan masker saat di rumah maupun di luar rumah.

“Mari bersama saling mendukung, serta disiplin mengikuti arahan pemerintah guna mempercepat penanganan dan memutus penyebaran Covid-19,” tutup Dewa Rai. (ari/hms)