PON XX Papua Ditunda, KONI Bali Pikirkan Nasib Pelatda

IGN Oka Darmawan (FOTO: dok)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWSKONI Bali kini sedang memikirkan nasib Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) yang sudah dibentuknya beberapa bulan lalu sebelum pandemi virus corona melanda dunia termasuk Indonesia. Pelatda Bali dihuni 200 lebih atlet Bali, yang diproyeksikan berlaga di PON XX/2020 Papua.

PON XX/2020 Papua kemungkinan besar akan ditunda setelah Komisi IX DPR RI dan Kemenpora menggelar rapat di Jakarta, Selasa lalu. Kini keputusan berada di tangan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menentukan kapan PON XX digelar.

KONI Bali sendiri sampai saat ini masih menunggu surat resmi penundaan PON XX dari Kemenpora sekaligus penentuan tahun berapa PON tersebut digelar. Karenanya, KONI Bali tak akan gegabah mengambil keputusan terkait nasib Pelatda Bali sebelumnya.

Sekretaris Umum (Sekum) KONI Bali IGN. Oka Darmawan Ketika dikonfirmasi apakah pelatda Bali yang sudah berjalan sekarang ini bakal diubah menjadi pelatda Bali jangka panjang atau malah sebaliknya dihentikan, menurutnya masih harus menunggu keputusan resmi penundaan PON Papua itu dari pemerintah pusat.

“Kami kan masih belum tahu keputusan resmi pemerintah seperti apa. Jika PON Papua ditunda gelarannya maka sampai kapan penundaan itu. Artinya kalau di tahun depan maka sampai bulan apa di tahun depan PON Papua digelar. Semua itu sangat penting bagi kami untuk memutuskan apakah Pelatda Bali menjadi jangka panjang atau dihentikan sehingga dasarnya kuat,” kata Oka Darmawan ketika dihubungi, Kamis (16/4/2020).

Disebutkannya persoalan program Pelatda Bali tersebut menjadi keputusan nantinya karena semuanya terkait dengan masalah anggaran. Pastinya, kata pria yang juga Ketua Pengprov Perbasi Bali itu,  KONI Bali setelah ada keputusan resmi dari pemerintah pusat nantinya dan apapun keputusannya bakal dijadikan agenda rapat pengurus KONI Bali untuk selajutnya dilaporkan ke Gubernur Bali.

“Nah nanti dari laporan dan koordinasi serta komunikasi dengan pak Gubernur termasuk apa yang menjadi arahan, masukan dan perintah dari pak Gubernur maka bakal kami tindak lanjuti. Apalagi soal anggaran KONI Bali memang bertumpu dari Pemprov Bali. Dari sanalah baru bisa kami putuskan bagaimana dengan program pelatda Bali. Apakah dirubah atau ada program baru nantinya,” pungkas Oka Darmawan seraya meminta jika para atlet dan pelatih untuk tetap semangat dalam latihan mandiri di rumah masing-masing meski keputusan PON Papua nantinya ditunda. (git)