Bertambah Warga Jembrana Positif Covid-19

Ketua Satgas Penanganan Copid 19 Kabupaten Jembrana I Gst Agung Arisantha didampingi Kabag Humas Pemkab Jembrana Nyoman Cipta Wahyudi saat memberikan keterangan pers.

Jembrana, PERSPECTIVESNEWSJuru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana I Gusti Agung Arisantha mengatakan, jumlah warga Jembrana yang positif Covid-19 betambah. Dua Pasien Dalam Pengawasan PDP yang diketahui positif itu pernah ke daerah terjangkit di Jawa dan 1 orang merupakan tenaga kerja asal Kabupaten Jembrana yang bekerja di luar negeri. Satu PDP lainnya yang juga dirawat di RSUD Negara, belum keluar hasil labnya.

I Gst Agung Arisantha yang didampingi Kabag Humas Pemkab Jembrana Nyoman Cipta Wahyudi mengemukakan, secara akumulatif jumlah pasien yaang terkonfirmasi positif Covid-19 ada 4 orang, 2 diantaranya merupakan satu keluarga (suami-istri). Sang suami terpapar di luar Jembrana.

“Dengan demikian, karena ada yang positif terpapar di Jembrana, kita masukkan daerah transmisi lokal,” terangnya.

Dikatakan pula, sementara pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 8 orang, 3 orang hasil labnya negatif, 1 orang sudah sembuh dan empat orang positif. Lima orang dirawat di RSUD Negara, sisanya ditangani di RS luar Jembrana, 1 orang lagi diantaranya ditangani di RSU Sanglah.

Petugas saat ini surveylance telah memperluas tracking orang pernah bersinggungan dengan warga yang positif ini. Dari informasi resmi Kabupaten Jembrana, orang yang terkonfirmasi positif berasal dari Desa Pangyangan 1 orang, Desa Melaya 1 orang dan Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara 2 orang.

Untuk sementara ODP (Orang Dalam Pengawasan) berjumlah 107 orang dan masih dalam pemantauan sebanyak 71 orang. Dalam catatan perspectivesnews.com, dari 5 kecamatan yang ada di Kabupaten Jembrana (Kecamatan Pekutatan, Kecamatan Mendoyo, Kecamatan Jembrana, Kecamatan Negara dan Kecamatan Melaya), yang terrbanyak di Kecamatan Negara yaitu sebanyak 37 ODP, seterusnya Kecamatan Jembrana 25, Kecamatan Melaya 21, Kecamatan Mendoyo 11 dan Kecamatan Pekutatan 8 ODP.

Pasca diumumkan 2 orang warga positif Covid-19, Bupati Jembrana Putu Artha menginstruksikan kepada Satgas serta surveylance dari Dinas Kesehatan Jembrana untuk memperluas pemantauan. Hal itu untuk mengetahui masyarakat yang pernah melakukan kontak dengan warga positif.

“Lakukan penelusuran kontak lebih luas mulai dari keluarga inti. Segera cek kesehatannya termasuk lakukan rapid test untuk mengetahui lebih cepat,” demikian Putu Artha.

Selain itu Artha juga mengimbau aparat pemerintah di bawah, memperketat pengawasan. Namun ia berpesan agar jangan sampai ada penutupan wilayah. Sesuai instruksi pemerintah pusat, daerah dilarang melakukan penutupan akses wilayah maupun lock down. Hal ini juga saya sudah sampaikan kepada perbekel/lurah sebagai pedoman tindakan di bawah,” ungkapnya.     (utu)