Pandemi Covid-19, Program Terstruktur yang Dirancang KONI Bali Menjadi Berantakan

IGN Oka Darmawan

Denpasar, PERSPECTIVESNEWSKondisi dan situasi pandemi Covid-19 sekarang ini juga mengancam program-program terstruktur yang dibuat KONI Bali. Acaman itu bisa membuat program tersebut batal atau ditunda dari jadwal yang dibuat sebelumnya.

Hal ini ditegaskan Sekretaris Umum (Sekum) KONI Bali IGN. Oka Darmawan. Dipaparkannya, jika salah satu program terstruktur yang terancam ditunda atau batal yakni salah satunya tes fisik tahap II nantinya. Padahal tes fisik dirancang sebanyak tiga kali dan baru dijalani sekali saat tes fisik I lalu.

“Kalau membicarakan program terstruktur yang dibuat KONI Bali jauh-jauh sebelumnya kalau dilakukan sesuai jadwal sudah tidak memungkinkan lagi. Kami harus menunggu kondisi situasi dan kondisi kembali normal baru bisa kami rancang lagi. Sulit rasanya menjalankan semua itu sesuai dengan harapan kami sebelumnya,” tutur Oka Darmawan, Senin (6/4/2020).

Saat ini saja, disebutkannya jika atlet PON Bali yag melakukan latihan secara mandiri di rumah masing-masing pasti merasa jenuh dan hal itu sangat dimaklumi dirinya. Berolahraga pada suatu tempat yang sama akan cepat memberikan titik jenuh bagi para atlet PON Bali.

“Kalau atlet dalam kondisi jenuh itu sudah pasti dan kami anggap hal wajar dan itu terjadi pada setiap atlet. Jangankan berlatih di rumah seperti pemain sepak bola berlatih di lapangan yang sama saja bisa jenuh. Ini kami maklumi tapi kami minta para atlet tetap semangat,” tutup pria yang juga Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali itu seraya menambahkan kejenuhan muncul tak hanya saat berlatih di rumah saja namun kejenuhan muncul juga saat berlatih tanpa bertanding atau melakukan sparing. (yus)