Jika Menyepelekan, Atlet Pelatda Bali Terancam Tak Maksimal Terima Gaji

Nyoman Yamadhiputra (FOTO: dok)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS Sejak pandemi virus corona, KONI Bali mewajibkan berlatih di rumah masing-masing kepada atlet Pelatda Bali yang dipersiapkan berlaga di PON XX/2020. Selanjutnya atlet tersebut wajib mengunggah video hasil latihannya di situs pelatdabali.com.

KONI Bali pun meminta kepada seluruh altet Pelatda Bali jangan sampai menyelepekan atau tidak mengindahkan imbauan agar berlatih secara mandiri dan hasil latihannya di unggah ke web dimaksud. Selain menjaga kondisi fisik, ada ‘reward’ yang juga menanti para atlet jika memang benar-benar melakukan anjuran tersebut.

“Reward itu ya gaji untuk atlet. Jadi, setiap atlet Pelatda Bali itu mendapat gaji setiap bulannya. Nominal minimalnya itu Rp 1.650 juta dan maksimalnya Rp 3.850 juta,” ujar Binpres KONI Bali, I Nyoman Yamadhiputra saat dikontak Senin (6/5/2020).

Dijabarkan Yama, hal yang didapat atlet itu jika menuntaskan 22 kali latihan selama satu bulan. Nah, dengan kondisi sekarang ini, dimana harus latihan mandiri di rumah, unggahan video dan foto itu menjadi salah satu acuan, hak tersebut bisa diberikan kepada atlet.

“Jadi berbasis kinerja. Kalau latihannya malas, ya sudah tentu haknya berkurang. Bahkan, ada peluang atlet itu akan dicoret. Buat apa kami memberikan hak kepada atlet yang malas-malasan,” tegasnya.

Nominal itu bisa saja didapat lebih oleh atlet, tergantung dari porsi latihannya. Misalkan sehari bisa dua atau sampai tiga kali latihan, itu besarannya juga berbeda nanti. “Ada sistem yang mengatur. Pemberian hak itu sebenarnya sudah mulai dilakukan sejak 28 Maret 2020, namun karena situasinya seperti sekarang, masih dalam proses,” terang Yamadhiputra.

Nah, soal unggahan video dan foto dari atlet yang dipantau pihak KONI Bali, per harinya disebutkan bisa mencapai 500-800 unggahan. Angka ini diakui Yama cukup sepadan dengan jumlah atlet Pelatda Bali yang mencapai 200 orang lebih. “Artinya, ada atlet yang porsi latihannya setiap hari itu bisa lebih dari satu kali. Karena setiap selesai latihan, hasilnya wajib di unggah,” tandas Yama. (yus)