Lima Orang Lagi Pasien Corona di Bali Sembuh

Dewa Made Indra (FOTO: dok)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali menyebut terdapat lima lagi pasien virus corona yang dinyatakan sembuh pada Minggu (5/4/2020) sehingga secara kumulatif sudah 18 pasien corona di Bali sembuh dari virus mematikan itu.

“Lima tambahan pasien corona yang sembuh itu terdiri dari dua orang warga negara asing dan tiga warga negara Indonesia. Sehingga sudah ada 4 WNA dan 14 WNI yang sembuh dari virus corona,” ujar Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra.

Dewa Indra yang juga Sekda Provinsi Bali ini menyebutkan, sampai saat ini kasus Pasien Dalam Pengawasan di Bali berjumlah 183 orang atau ada tambahan 8 orang WNI. Sedangkan dari 183 sampel yang telah diuji, telah keluar hasil sampel 161 orang yaitu 129 orang negatif, 32 orang positif, dimana lima orang di antaranya merupakan imported case/terinfeksi dari luar negeri).

Menurut Dewa Indra, Pemprov Bali akan taat dan patuh terkait instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corana Virus Disease 2019 (Covid-19) di Lingkungan Pemerintah Daerah khususnya pelaksanaan recolusing alokasi anggaran untuk meningkatkan kapasitas penanganan kesehatan, dampak ekonomi dan penyediaan jaring pengamanan sosial.

Surat Pemberitahuan Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Nomor 75/SatgasCovid-19/IV/2020 menyampaikan masyarakat yang berkeinginan memberikan bantuan, dipersilakan dalam bentuk barang atau perlengkapan yang terkait dengan upaya penanggulangan Covid-19 seperti alat pelindung diri (APD), masker, handscoon, hand sanitizer, thermogun, disinfektan, alat Semprot disinfektan, wastafel cuci tangan di tempat publik, dan lain-lain. Salah satu contohnya adalah dari kumpulan BUMN di Bali menyerahkkan 15 westafel portable untuk dipasang di tempat umum.

Terkait bantuan Pusat, Dewa Indra mengatakan bahwa bantuan Pemerintah Pusat (BNPB dan Kemenkes) berupa APD 12.500 buah, masker sejumlah 37.500 buah dan rapid test 12.200 buah. Bantuan ini terdistribusi ke rumah sakit rujukan dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Sedangkan soal Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah masuk Bali, Dewa Indra menyebut sebanyak 4.494 orang. Dari jumlah itu yang telah dikarantina di Bapelkesmas dan BPSDM berjumlah 590 orang. Rapid test dilaksanakan di bandara maupun pelabuhan untuk pendatang dari luar (khususnya dari daerah zona merah) yang akan masuk ke Bali.

Dewa Indra mengimbau agar Satgas Gatong Royong Berbasis Desa Adat dan Satgas Penanggulangan Covid-19 di tingkat Desa (Desa Dinas) bersinergi di antaranya menyatukan posko dan bersama-sama melakukan pengawasan dan edukasi kepada seluruh masyarakat khususnya PMI yang baru datang ke Bali.

“Kami mengimbau kepada warga masyarakat yang baru pulang dari luar negeri dan dari luar daerah untuk melaksanakan karantina mandiri/isolasi diri sendiri di rumah masing-masing minimai 14 hari dengan menerapkan protokol isolasi diri sendiri, penuh dengan disiplin dan tanggung jawab untuk keselamatan keluarga dan masyarakat di lingkungan,” pungkasnya. (ari)