Cegah Covid-19, KONI Gianyar Lakukan Sosialisasi dan Bagi-bagi Hand Sanitizer

Staf KONI Gianyar membagi-bagikan hand sanitizer dalam rangka sosialisasi Covid-19. (FOTO: ist)

Gianyar, PERSPECTIVESNEWSKONI Kabupaten Gianyar melakukan aksi sosial penanggulangan Covid-19 dengan cara membagi-bagi hand sanitizer dan mengedukasi masyarakat tentang langkah-langkah mengurangi penyebaran Covid-19.

Aksi sosial ini menyasar pengendara sepeda motor, tukang parkir, pangkalan ojek di beberapa titik keramaian Pusat Kota Gianyar, Jumat (3/4/2020).

Ketua Umum KONI Gianyar Pande Made Purwata mengungkapkan, pemberian hand sanitizer kepada tukang parkir, tukang ojek diharapkan mampu memutus penyebaran Covid-19.

“Mereka bersentuhan langsung dengan banyak orang sehingga risiko penularan dapat diputus. Dengan hand sanitizer semoga mereka bisa terbebas dari penyebaran virus yang sedang melanda negeri ini,” terangnya.

Disamping itu, aksi peduli KONI Gianyar juga sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah untuk mensosialisasikan upaya pencegahan Covid-19.

KONI Gianyar di bawah pimpinan Pande Purwata melakukan berbagai kreativitas yang menyasar banyak orang dengan memberikan sosialisasi baik dalam bentuk edukasi, brosur maupun imbauan dalam bentuk video.

Sebelum dilakukan pembagian hand sanitizer, Pande Purwata mengajak seluruh relawan KONI Cegah Covid-19 untuk membuat video seruan cara menanggulangi Covid-19. Dalam video tersebut Relawan KONI Gianyar mengajak masyarakat rajin mencuci tangan, berolahraga, makan-makanan bergizi, pakai masker saat batuk ataupun bersin, beristirahat yang cukup, serta jaga jarak dan hindari keramaian.

Video tersebut disebar di berbagai media sosial baik Facebook, Instagram maupun WhatsApp yang tujuannya mengedukasi masyarakat.  “Dengan video ini tersebar di berbagai media sosial, harapannya masyarakat bisa mengetahui cara penanggulangan Covid-19,” imbuhnya.

Video tersebut juga diharapkan mampu meredam kepanikan masyarakat. Mengingat belakangan banyak tersebar berita yang tidak jelas sumbernya sehingga menyebabkan kepanikan di masyarakat.  (red)