Pebulutangkis PON Bali Bakal Digembleng di Klub Besar

Wayan Winurjaya

Denpasar, PERSPECTIVESNEWSUntuk meningkatkan kapasitasnya sebagai atlet PON Bali, para pebulutangkis yang sudah lolos PON XX/2020 Papua bakal menjalani pelatihan dan digembleng di klub-klub ternama di Pulau Jawa. Bahkan, mereka diproyeksikan melakukan gemblengan dalam latihan sebanyak 12 kali semingu sebagai persiapan menghadapi hajatan olahraga terakbar nasional itu.

Ketua Umum Pengprov PBSI Bali, Wayan Winurjaya, Selasa (17/3/2020) mengatakan, gemblengan itu penting diberikan kepada atlet bulutangkis PON Bali supaya nantinya ketika melakoni laga selevel PON, mereka sudah memahami atmosfer yang mesti dirasakan.

Wayan Winurjaya mengatakan, dikirimnya atlet PON ke klub-klub besar di Jawa, berdasarkan dari hasil rapat internal PBSI Bali baru-baru ini. Keputusannya yakni mengikuti program latihan klub-klub besar yang diikuti beberapa pebulutangkis putra dan putri di klub-klub besar bulutangkis yang berada di daerah Pulau Jawa dan DKI Jakarta.

“Kami mengejar gemblengan 12 kali dalam sepekan kepada para pebulutangkis putra dan putri PON yang berada di Bali agar sama program latihannya dengan rekan-rekan mereka yang berlatih di klub besar di Jawa dan DKI Jakarta. Jika gemblengan latihan itu tidak sama atau di Bali lebih sedikit, maka pebulutangkis di Bali bakal ketinggalan dengan rekannya yang berlatih di luar Bali,” kata Winurjaya.

Jika sampai tertinggal dari sisi latihan untuk volumenya tersebut, ditambahkannya bakal menjadi tidak seimbang kualitas teknik dan fisiknya. Ini akan menjadi timpang ketika turun di PON Papua terutama untuk yang nomor ganda atau campuran.

“Proyeksinya karena ini juga mau hari raya Nyepi maka gemblengan 12 kali itu bakal kami langsungkan pada April mendatang. Sementara nantinya dipusatkan di GOR Bulutangkis Anugerah Denpasar atau jika diperlukan juga di GOR saya yakni GOR Bulutangkis Pranita di Renon,” sebutnya.

Sedangkan untuk kebutuhan dana tersebut nantinya bakal disiasati dengan memberikan talangan dulu dana dari PBSI Bali. Terpenting semuanya berjalan lebih dulu karena waktu yang sudah mepet dengan PON Papua yakni sekitar 6 sampai 7 bulan.

“Nantinya pebulutangkis yang sekarang ini berlatih di klub masing-masing terutama yang ada di Bali bakal kami tarik untuk mengikuti program tersebut. Kalau yang di klub besar di luar Bali mereka pastinya sudah memiliki program sendiri yang bagus,” pungkas Winurjaya.(zil)