Seleksi Atlet Panjat Tebing PON Bali Tidak Mulus

Salah seorang atlet panjat tebing Bali saat tampil di kejuaraan Pra-PON di Lintasan Panjat Tebing KONI Jawa Timur di Surabaya, kemarin. (FOTO: ist)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWSSeleksi atlet panjat tebing yang dilakukan Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali di lintasan panjat tebing Ngurah Rai Denpasar, ternyata tidak berjalan mulus.

Wakil Ketua Pengprov FPTI Bali, Suhardi Eka Prasetya, Kamis (12/3/2020) mengatakan seleksi tersebut untuk mempersiapkan atlet ke PON XX/2020 Papua mendatang.

“Masih belum mulus, dalam artian belum diikuti semua atlet berkualitas dari Bali. Terbukti dalam dua seleksi yang sudah digelar di lintasan panjat tebing Ngurah Rai Denpasar, jumlah atlet tidak pernah lengkap,” ucap Suhardi Eka Prasetya.

Ketidakhadiran pemanjat Bali berkualitas, lanjut dia, dikarenakan faktor hujan yang terus mengguyur dan dispensasi atau izin dari atlet yang bekerja belum keluar termasuk untuk atlet SMA masih dalam rangka ujian sekolah.

“Ada tiga atlet PON Bali yang lolos dari ajang Pra-PON lalu yang masih absen karena terganjal dispensasi dari tempat kerjanya yang belum keluar. Ketiga atlet itu yakni Rivaldi Ode Rijaya yang menjadi anggota TNI di Mataram, Made Wisnu Yasa dan Danesh Defrian Sandehang,” aku Suhardi.

Akibat dari semua itu, Suhardi berharap sambil menunggu dispensasi keluar maka seleksi ketiga yang akan digelar setelah hari raya Nyepi. Namun jika atlet PON Bali masih ada yang absen maka nantinya tetap diputuskan siapa atlet penghuni tim panjat tebing PON Bali dengan berbagai pertimbangan.

“Ini waktunya juga sangat mepet karena informasinya pada 1 April sudah mulai entry by number. Meski belum entry by name tapi kabarnya Pengurus Besar (PB) PON juga sekalian minta nama atletnya. Tapi syukur-syukur itu masih bisa diubah nama atlet sampai entry by name nantinya,” sebut Suhardi.

Meski demikian dirinya menjamin jika pada saat TC Sentralisasi yang digelar KONI Bali mendatang, tim panjat tebing PON Bali sudah terbentuk. FPTI Bali sendiri juga sudah merancang itu semua. (zil)