Gavin Akan Profesional saat Bali United Hadapi Mantan Timnya

Gavin Kwan Adsit. (FOTO: butd.com)

Kuta, PERSPECTIVESNEWSBali United akan bertandang ke kendang Barito Putera dalam lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Demang Lehman, Banjarbaru, Kalimantan Selatan pada Jumat (6/3/2020). Menariknya, ada penggawa Serdadu Tridatu yang direkrut dari Barito Putera, yakni Gavin Kwan Adsit.

Menghadapi mantan timnya, Gavin yang bermain sejak 2017 hingga 2019 bersama Laskar Antasari mengaku siap profesional, dan melihat Barito Putera lawan yang harus dikalahkan.

“Saya tentu akan profesional sebagai seorang pemain sepak bola. Saya sudah bermain di beberapa tim di Indonesia, tentu berhadapan dengan mantan tim adalah hal yang sering terjadi. Jika pelatih percayakan saya untuk turun, tentu akan saya manfaatkan dengan baik dan profesional,” ujar Gavin ditemui di sela-sela latihan.

 Dia tahu Barito Putera tim yang bagus dengan pemain-pemain baru yang punya kualitas. Skuat ini, lanjut Gavin mengalami perubahan pesat dibandingkan musim lalu. “Saya tentu tetap akan respek dengan tim Barito Putera,” tambah Gavin.

 Disinggung mengenai hasil pertandingan yang didapatkan tim Barito Putera di pekan pertama, Gavin enggan berkomentar. Ia lantas lebih memilih untuk memuji suporter tuan rumah yang menurutnya cukup fanatik seperti halnya suporter tim lain.

 “Mengenai hasil Barito Putera di pertandingan sebelumnya, saya tidak mau berkomentar. Yang pasti kami harus tetap mewaspadai mereka karena akan bermain di depan fansnya. Mereka punya fans yang fanatik seperti halnya suporter tim lainnya,” tutup Gavin.

Sementara gelandang bertahan Bali United, Hariono mengaku tahu karakter pelatih kepala Barito Putera Djadjang Nurdjaman yang pernah membesutnya saat berjersey Persib Bandung.

Hariono pun sedikit bercerita tentang sosok seorang pelatih yang akrab disapa Janur itu. Menurutnya, Janur merupakan sosok pelatih yang mengedepankan kekeluargaan dalam tim yang ditangani.

 “Ya, pertandingan selanjutnya kami akan lawan Barito Putera. Disana ada Coach Janur yang saya pernah kerja sama dengan beliau di Persib. Yang saya tahu, sosok beliau adalah pelatih yang selalu membuat suasana kekeluargaan dalam tim. Pastinya sebagai pemain yang dulu pernah bekerja sama, saya respek dengan sosok beliau,” ujar Hariono.

 Disinggung tentang kekuatan tim Barito Putera, Hariono mengaku cukup mewaspadai kekuatan calon lawannya tersebut. Menurutnya hasil yang diraih Rizky Pora di laga sebelumnya tidak bisa dijadikan acuan kualitas skuat Laskar Antasari.

 “Pastinya kami harus mewaspadai Barito Putera walaupun di pertandingan sebelumnya mereka kalah cukup besar. Mereka nanti akan main di kandang dan pasti punya semangat tinggi. Tapi kami juga datang ke sana punya semangat tinggi setelah hasil yang tidak sesuai harapan di pertandingan pertama,” kata Hariono.(git)