IWbA Denpasar Bertekad Kembalikan Kejayaan Woodball

Dari kiri ke kanan: Wakil Sekretaris KONI Kota Denpasar Made Darmiyasa, ketua panitia kejuaraan woodball Walikota Cup I Made Agus Prawira Dinata SPd dan Ketua Pengkot IWbA Denpasar Ketut Sumarjaya SH.

Denpasar, PERSPECTIVESNEWSAda misi khusus yang hendak dicapai Pengkot Indonesia Woodball Association (IWbA) Denpasar dalam menggelar Kejuaraan Woodball Walikota Cup XI/2020. Misi khusus tersebut tak lain adalah ingin mengembalikan kejayaan cabor ini di level provinsi Bali.

“Kami tidak hanya memenuhi kewajiban menggelar walikota cup seperti yang diharuskan KONI Denpasar, melainkan ingin mengembalikan kejayaan woodball Kota Denpasar di level provinsi Bali,” ujar Ketua IWbA Denpasar, I ketut Sumarjaya SH ditemui di sela-sela Kejuaraan Woodball Walikota Cup di Lapangan Puputan Renon Denpasar, Selasa (25/2/2020).

Didampingi ketua pelaksana kejuaraan I Made Agus Prawira Dinata SPd, Sumarjaya mengatakan, prestasi woodball Kota Denpasar di Porprov Bali betul-betul anjlok. Dari peringkat dua saat Porprov Bali 2017 di Gianyar menjadi peringkat empat saat Porprov Bali 2019 di Tabanan.

“Di Gianyar kami meraih 2 emas, 2 perak dan 3 perunggu di bawah Singaraja, tetapi saat Porprov di Tabanan hanya kebagian 1 emas, 2 perak dan 2 perunggu di posisi empat setelah Singaraja, Karangasem dan Badung,” katanya.

Anjloknya prestasi woodball Denpasar tersebut, kata dia, ternyata tidak hanya di Porprov Bali, melainkan juga di Porjar Bali. Dan, setelah dievaluasi ternyata penyebabnya lantaran kurangnya sinergi dalam mencetak atlet berprestasi.

Menurut Sumarjaya, mencetak atlet berprestasi tidak hanya berpatokan kepada atlet dan pelatih, melainkan juga harus bersinergi antara pengurus, atlet dan KONI selaku induk organisasi yang harus tetap mengawasi dan memberikan konsep yang bagus kepada cabor.

“Jadi, semuanya harus bersinergi mulai dari individu atlet, pelatih, pengurus cabor hingga KONI. Jangan berharap bisa melahirkan prestasi kalau pihak-pihak itu tidak bersinergi. Kami, IWbA Denpasar mulai menerapkan sinergitas itu,” kata dia.

Dengan sinergitas antara pihak terkait, Sumarjaya optimis woodball Kota Denpasar bisa memperbaiki prestasinya di tingkat Bali, baik di ajang porprov maupun porjar. Dia menargetkan pada Porprov Bali 2021 di Badung nanti woodball Denpasar menjadi juara umum dengan meraih minimal 3 medali emas.

Kejuaraan Woodball Walikota Cup 2020 berlangsung hingga Kamis 27 Februari 2020 diikuti untuk tingkat SD sebanyak 113 atlet dari 13 SD, tingkat SMP sebanyak 163 atlet dari 12 SMP, dan untuk tingkat SMA sebanyak 111 atlet dari 18 SMA di Kota Denpasar.

Kejuaraan yang dibuka Wakil Ketua Pengprov IWbA Bali, Maryoto Subekti itu mempertandingkan 10 nomor putra dan putri 24 fairway, antara lain stroke competition perorangan putra dan putri, beregu putra dan putri, fairway beregu putra dan putri.(zil)