PON XX/2020, Keinginan 10 Cabor Digelar di Jawa Timur Kandas

IGN Oka Darmawan

Denpasar, PERSPECTIVESNEWSKeinginan 10 cabang olahraga (cabor) untuk tetap dipertandingkan di PON XX/2020 Papua tetapi dihelat di Jawa Timur, akhirnya kandas. Sebab, tuan rumah Papua tidak ingin ada cabor dipertandingkan di luar Papua.

Penegasan tersebut diutarakan Sekretaris Umum (Sekum) KONI Bali, IGN. Oka Darmawan yang beberapa hari lalu mengikuti rapat Chief de Mission (CdM) dari seluruh provinsi yang mengikuti hajatan olahraga terbesar di Indonesia 4 tahun sekali itu dengan pihak PB PON di Papua.

“Sudah pasti tidak ada lagi kasus 10 cabor yang dipertandingkan di luar Papua seperti yang diutarakan Ketua Harian PB PON saat rapat. Bahkan sudah ditegaskan dengan ungkapan pemerintah sudah mempercayakan PON di Papua, maka percayakan PON hanya ada di Papua,” ungkap Oka Darmawan, Senin (17/2/2020).

Dengan demikian, lanjut Oka Darmawan, maka seluruh provinsi dan 37 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di PON mendatang harus fokus di hal tersebut termasuk Bali. “Jadi sekarang kami fokus di PON Papua saja,” tegas pria yang juga Ketua Umum Pengprov Perbasi Bali tersebut.

Sementara itu untuk pembahasan rapat CdM sendiri, diakui Oka Darmawan membahas semua persiapan terakhir dari pihak tuan rumah Papua termasuk janji-janji saat bidding silam, dimana tuan rumah akan menyediakan gratis, seperti transportasi, akomodasi dan konsumsi lokal saat kontingen berada di Papua.

“Tapi itu untuk istilah mereka kampus, yakni atlet dan ofisial yang digratiskan tersebut dengan tanggungan gratis H-3 sebelum pertandingan sampai H+2 setelah pertandingan. Tapi kalau ada pertandingan yang lebih dari H+2 pertandingannya juga tetap diberikan gratis,” jelas Oka Darmawan.

Sepuluh cabor yang ditutup kasusnya itu tak lain yakni balap sepeda, ski air, bridge, woodball, gateball, golf, soft tennis, tenis meja, dansa dan petanque. Awalnya PB 10 cabor itu melobi pemerintah agar dipertandingkan di luar Papua, yakni Jatim.(zil)