Lestarikan Bahasa Daerah, Pemkab Jembrana Selenggarakan Bulan Bahasa

0
49
Pemkab Jembrana selenggarakan Bulan Bahasa untuk melestarikan bahasa daerah (Bali).

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS – Guna melestarikan bahasa daerah khususnya di kalangan milenial,  Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar Bulan Bahasa Bali yang dipusatkan di Gedung Kesenian Bung Karno.

Bulan Bahasa Bali yang dibuka Sekda I Made Sudiada bekerja sama dengan  Widya Sabha Kabupaten Jembrana ini dihadiri  pimpinan  OPD, Koordinator Penyuluh Bahasa Bali termasuk dari kalangan milenial Jembrana.

Dikatakan Sudiada, eksistensi bahasa daerah sebagai bahasa ibu terus terancam. “Setiap tahun kurang lebih ada 11 bahasa daerah yang punah. Sementara 22 bahasa daerah lainnya terancam punah. Kita di Bali, sudah pasti tidak ingin bahasa Bali sebagai bahasa ibu itu hilang sebagai alat komunikasi,“ kata Sudiada dalam sambutannya.

Ditambahkannya, sejak dalam kandungan ibu, manusa Bali (krama Bali) telah dibekali dengan basa, sastra dan aksara suci. “Ini bertujuan agar manusia Bali menjadi manusia yang suputra dan manusia yang sujana. Begitu juga ketika telah meninggal mereka telah dibekali dengan aksara suci yang bertuliskan rurub kajang (sebuah kain yang telah bertuliskan sastra suci oleh Ida Sulinggih) dengan harapan setelah meninggal Sang Atma bisa mewali ke aksara ‘OM’,“ sambungnya.

Agar bahasa, aksara dan satra Bali tetap ajeg dan lestari, Sudiada meminta kaum melineal tidak merasa malu berbahasa Bali. ”Pelestarian dan perlindungan basa, aksara dan sastra Bali sudah mampu kita upayakan (kepada generasi sebelum milenial,red). Persoalan sekarang ini bagaimana kita untuk meningkatkan terhadap kecintaan basa, aksara dan sastra Bali kepada kaum melineal. Tidak ada alasan kaum melineal merasa kimud (malu) berbahasa Bali atau ada stigma basa Bali itu merasa ‘desa’ alias tidak gaul,” harap Sudiada.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, I Nengah Alit mengaku kalau dalam bulan bahasa Bali ini akan dilaksanakan berbagai kegiatan dan perlombaan. “Setelah acara pembukaan  bulan bahasa, sastra dan aksara Bali ini akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan perlombaan seperti lomba Nyurat Alsara Bali, newacen Aksara Bali, nyatwa Bali termasuk saat penghujung acara akan dilaksanakan pagelaran Drama Gong yang akan dipusatkan di Stage Pura Jagat Natha tanggal 14 Februari 2020,”pungkasnya (utu)