Sekda Dewa Indra: ”Pemprov Bali Komitmen dalam Perbaiki Kualitas Pelayanan Publik”

Sekda Dewa Made Indra menyampaikan sambutannya saat penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Bali.

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS– Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama Kualitas Penyelenggaraan Pelayanan Publik di lingkungan Pemprov Bali dengan Kepala Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab, di Gedung Wiswasabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Rabu (12/2/2020) 

Pemprov Bali berkomitmen kuat dalam upaya memperbaiki kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, Pelayanan yang dulunya tidak baik dan belum optimal harus segera diperbaiki dan ditingkatkan. Untuk itu diperlukan perubahan perilaku, perubahan mindset dan membutuhkan waktu untuk mewujudkannya,” ujarnya usai penandatanganan kerjasama. 

Sekda Dewa Indra mengurai berbagai upaya peningkatan pelayanan publik telah dilakukan Pemprov Bali diantaranya dengan memastikan semua OPD di lingkungan Pemprov Bali telah memenuhi standar pelayanan publik.

Sekda Dewa Indra mencontohkan peningkatan pelayanan serta kenyamanan daripada UPT Samsat, penerapan e-perijinan, serta tata kelola keungan yang mengarah ke sistem digital sehingga tidak hanya predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang didapat tetapi juga tidak ada temuan keuangan (nihil temuan keuangan). Tidak hanya itu, dari segi kepegawaaian juga disederhanakan dengan menerapkan digitalisasi. Rekrutmen CPNS tahun ini dijamin bersih dan bebas KKN karena dilakukan secara transaparan dan terbuka. 

Penandatangan komitmen yang dihadiri seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali ini  untuk meneguhkan apa yang sudah dilakukan dalam upaya perbaikan layanan publik. Ke depannya, Sekda Dewa Indra mengajak seluruh Kepala OPD untuk bersama sama membangun pelayanan publik yang lebih baik dan birokrasi yang disegani masyarakat. 

Sementara itu, anggota Ombudsman RI Ahmad Alamsyah Saragih mengatakan, pengawasan yang selama ini dilakukan oleh Ombudsman bukanlah untuk mencari kesalahan tetapi lebih kepada pengawasan untuk mencapai kinerja yang lebih baik. 

“Ombudsman hadir sebagai mitra kerja pemerintah untuk bersama-sama membangun dan mendukung terwujudnya pelayanan publik yang lebih baik,” ungkapnya.

Ke depan, Alamsyah Saragih berharap agar sinergitas dapat terus ditingkatkan  dan  bersama sama berkomitmen meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. “Sebaik-baiknya sistem ataupun Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam suatu instansi penyelenggara pelayanan, tanpa adanya komitmen tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Maka perlu digaris bawahi, peran aparatur pelaksana pelayanan publik sangat penting untuk terus ditingkatkan, terutama komitmen dalam mewujudkan pelayanan prima,” harapnya.     (ari)