Pemkot Denpasar Lakukan Pengecekan Persiapan Seleksi Kompetensi Dasar Kota Denpasar

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Seluuruh OPD terkait saat melakukan pengecekan terakhir Persiapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Kota Denpasar di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali, Pada Senin (3/2/2020)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS Setelah pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi pelamar CPNS Provinsi Bali terlaksana, kini giliran pelamar CPNS Kota Denpasar yang akan mengikuti tes SKD yang akan dimulai Selasa (4/2/2020).

Guna memastikan persiapan telah dilaksanakan dengan maksimal, Pemerintah Kota Denpasar melalui BKPSDM didampingi OPD Terkait melakukan pengecekan persiapan SKD Kota Denpasar di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bali, pada Senin (3/2/2020).

Pelaksanaan SKD ini sedianya akan berlangsung hingga Minggu 9 Februari 2020 mendatang. Adapun peserta yang akan mengikuti SKD ini sebanyak 10.154 pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana didampingi Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kota Denpasar, Komang Lestari Kusuma Dewi mengatakan,  hari pertama dan kedua terbagi masing-masing lima sesi dan hari ketiga sampai hari keenam terbagi dalam empat sesi.

“Masing-masing sesi diikuti 400 orang sehingga hari pertama dan kedua diikuti masing-masing 2000 peserta,” kata Komang Lestari.

Peserta SKD dilarang membawa tas ransel, air mineral kemasan, jam tangan, perhiasan, jimat, handphone, hingga ikat pinggang. Selain itu peserta juga wajib mencetak Kartu Ujian yang diunduh melalui SSCASN menggunakan akun masing-masing peserta seleksi. Adapun seragam saat mengikuti ujian yakni hitam putih, dimana untuk pria menggunakan kemeja putih polos, celana panjang hitam, dan sepatu fantofel hitam.

Sedangkan wanita menggunakan kemeja putih polos, celana atau rok hitam, jilbab warna hitam bagi yang menggunakan, serta sepatu  fantofel hitam, dokumen yang wajib dibawa peserta yakni Kartu Peserta Ujian CPNS dan Lembar Panitia Ujian CPNS asli dan sudah terpotong simetris, serta e-KTP asli atau surat keterangan perekaman dari Disdukcapil yang telah berisi foto.

“Peserta hanya dapat mengikuti SKD sesuai jadwal dan sesi yang telah ditentukan dan wajib hadir 60 menit sebelum pelaksanaan seleksi dimulai untuk melakukan registrasi. Bagi peserta yang terlambat, tidak hadir atau tidak mampu mengikuti tahapan seleksi dengan alasan apapun pada waktu dan tempat yang ditetapkan, maka dinyatakan gugur,” jelasnya.

Pihaknya berharap seluruh peserta dapat mengikuti tes dengan baik. Selain itu menaati aturan juga menjadi suatu kewajiban sehingga tidak menimbulkan masalah yang justru menghambat. 

“Dari pemantauan tadi seluruh persiapan kami rasa sudah maksimal, dan kami imbau kepada peserta agar menaati aturan dan tata tertib sehingga dapat mengikuti tes dengan maksimal,” terangnya. (ari)