Sebanyak 12 Tim Peneliti Muda Kota Denpasar Siap Berkompetisi di Thailand

Walikota Rai Mantra saat menerima tim peneliti muda yang akan berkompetisi ke Thailand.

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS–  Peneliti muda Kota Denpasar mulai dari tingkat SMP dan SMA bersiap mengikuti berkompetisi  internasional dalam ajang Thailand Inventor’s Day (TID) 2020.

Kegiatan yang akan diselenggarakan di Bangkok International Trade and Exhibition Center (BITEC), Bangkok, Thailand dari tanggal 30 Januari hingga 9 Februari 2020 mendatang ini diikuti 12 tim dari Kota Denpasar.

Para peneliti muda Kota Denpasar memohon doa restu dan pamitan kepada Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (27/1/2020) di kediaman Walikota.

Koordinator kompetisi, Ni Putu Diva Iswarani mengatakan, dalam kompetisi tingkat internasional ini diikuti 12 tim dari para peneliti muda tingkat SMP dan SMA Kota Denpasar. Diantaranya adalah dari SMAN 3 Denpasar diikuti oleh 4 tim, Forum Peneliti Remaja Kota Denpasar ada I tim, SMP PGRI 3 Denpasar 3 tim, SMPN 3 Denpasar ada 2 tim dan SMPN 10 Denpasar 2 tim. 

“Setiap tim akan menampilkan penelitian mereka masing-masing dan sebelum kami berkompetisi, mohon arahan dan doa restu Bapak Walikota Denpasar,’’ ungkapnya saat audensi.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan mengikuti kompetisi para peneliti muda dari kalangan SMP maupun SMA dapat meningkatkan pengalaman dan kemampuan siswa dalam bidang penelitian khususnya dalam kompetisi inovasi produk dan alat. Siswa dapat mengikuti kompetisi penelitian tingkat internasional dan mengharumkan nama sekolah, Bali, Indonesia di tingkat internasional bahkan dapat menambah wawasan siswa mengenai inovasi-inovasi produk yang ada di luar negeri khususnya di Thailand.

Salah satu peserta dari SMPN 3 Denpasar Mico Majesty Daniel Mitra mengaku dalam kompetisi ini kelompoknya akan menampilkan penelitiannya tentang masker wajah yang terbuat dari daun bayam dan ekstra kulit jeruk. Dimana cara kerja dalam penelitihan ini adalah menyiapkan daun bayam dan dicuci dengan bersih setelah itu baru di blender. Kulit jeruk dikeringkan hingga 3 hari, setelah itu mencari cairan yang ada dengan 5 perlakuan yakni po dari aquades, p1 menggunakan perbandingan masker di pasaran, p2 diambil dari daun bayam dicampur dengan minyak zaitun, madu dan minyak esensial sebagai pengawet.

Untuk p3 digunakan ekstra kulit jeruk dengan minyak zaitun, minyak esensial dan madu setelah itu baru dikombinasikan.

Dari penelitihan yang mereka lakukan hasilnya sangat bermanfaat untuk kesehatan yakni mengandung vitamin C sehingga  bisa mencerahkan dan memutihkan kulit.

Harapan dalam penelitihan ini kelompoknya bisa mendapatkan medali emas sehingga penelitian selanjutnya pihaknya akan membuat lebih bagus sehingga bisa memiliki nilai jual dan memiliki kandungan yang lebih bagus.

Sementara peserta dari SMAN 3 Denpasar I Nyoman Madyapadma mengaku dalam kompetisi ini akan menampilkan Utilization Label Limbah dan Cangkang Keong Emas (Pomacea Canaliculata) sebagai komposit. Menurutnya, ide mendapatkan penelitian dari mengikuti ekstra memilah barang bekas.

Dari barang bekas yang ia pilah kebanyakan dari botol plastik. Botolnya ditukar ke bank sampah maupun dimanfaatkan, namun labelnya tidak dipergunakan. Dari kejadian itu pihaknya melakukan penelitihan agar label plastik bisa berguna sehingga pihaknya menemukan label plastik dicampur keong emas akan bermanfaat sebagai komposit yakni bahan bangunan seperti plafon.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengapresiasi para peneliti muda ini. Menurutnya apa yang telah dilakukan anak-anak muda ini sudah masuk dalam kreatifitas. Hal ini awal mereka untuk  meraih kesuksesan jika dibandingkan teman yang lainnya.

“Jika dalam kompetisi ini anak-anak ini bisa menang berarti ide orang Bali lebih bagus dibandingkan negara lain. “Maka berbanggalah jadi orang Bali, dan selalu bersyukur karena mendapat dukungan dari guru maupun orang tua untuk menuangkan ide kreatifitas kalian,’’ ungkap Rai Mantra.

Rai Mantra juga berpesan agar semua peserta mempersiapkan diri dengan baik. Yang terpenting diharapkan jaga kesehatan dan tetap berdoa, fokus dan konsentrasi.

“Jika itu sudah dilakukan niscaya akan mendapat hasil yang diharapkan,” kata Rai Mantra.   (ari)