PSSI dan PT LIB Putuskan Kompetisi Liga 1 Dimulai Akhir Februari 2020

Mochammad Iriawan

Kuta, PERSPECTIVESNEWSRapat PSSI Pusat bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Jakarta memutuskan kompetisi Liga 1 2020 dimulai pada akhir Februari mendatang. Ketua Umum PSSI Pusat Mochammad Iriawan mengatakan, dengan dimulai lebih awal, maka kompetisi diharapkan berjalan lebih baik.

 “Jadi, waktu kompetisi nanti lebih panjang dibanding tahun lalu, yang dimulai pada bulan Mei sehingga kompetisinya akan lebih baik,” ujar Iwan Bule—sepaan akrab Mochammad Iriawan ditemui di sela-sela Rapat Umum Pemegang Saham Liga Indonesia Baru (RUPS LIB) di Kuta, Kamis (23/1/2020) petang.

Mekanisme kompetisi Liga 1 musim ini, lanjut Iwan Bule bakal kembali dimatangkan pada Kongres PSSI 2020 di Kuta, hari Sabtu (25/1) besok. Jika mengacu pada sistem tahun lalu, setiap tim melakukan dua kali home dan dua kali away.

“Nah apakah untuk tahun ini juga seperti itu, artinya home home (dua kali kandang,red) kemudian away away (dua kali tandang,red). Kebetulan tahun ini ada Persiraja Banda Aceh (ujung barat) dan Persipura Jayapura (ujung timur) di Liga 1 jadi akan kami bahas lagi saat Kongres besok,” kata Iwan Bule.

Selain soal kompetisi Liga 1 musim 2020, Iwan Bule juga menjelaskan terkait dipercayainya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021. Kata Iwan Bule, semua yang mengarah kepada suksesnya hajatan itu, menjadi konsen Pemerintah Indonesia.

Memang, kata dia, hajatan Piala Dunia masih tahun depan, tetapi, lanjut dia, waktunya cukup singkat dalam mempersiapkan segala sesuatu agar penyelenggaraan sukses.

Terkait pemakaian stadion, untuk Piala Dunia tersebut, Iwan Bule mengatakan bahwa FIFA hanya merekomendasikan empat stadion saja sedangkan PSSI awalnya mengusulkan 10 stadion, dan akhirnya diambil jalan tengah enam stadion.

“Keputusannya nanti saat utusan FIFA akan datang ke Indonesia sekitar akhir bulan ini, enam stadion itu semuanya sangat memenuhi syarat dan FIFA nanti akan melihat stadion itu speknya seperti apa, tempat berendam pemainnya bagaimana,” ujarnya.

Tanpa menyebut enam stadion, Iwan Bule mengatakan jika nantinya FIFA menyetujui keenam stadion  tersebut sebagai venue Piala Dunia 2021 maka PSSI akan meminta Pemerintah Pusat melakukan renovasi yang dirasa perlu.

“Intinya kami selaku tuan rumah Piala Dunia 2021 akan memberikan yang terbaik, tidak saja terhadap stadionnya, tetapi akomodasinya bagaimana, transportasinya juga. Makanya mana saja enam stadion itu, tunggu saat utusan FIFA datang melakukan peninjauan,” demikian Iwan Bule.(rup)