Jelang Launching, Bupati Artha Tinjau Rumah Sakit Negara

0
96
Bupati Jembrana Putu Artha bersama Kadis Kesehatan serta OPD lainnya meninjau kesiapan RS Negara yang dalam waktu dekat akan dilaunching.

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS – Pembangunan fisik enam (6) buah gedung baru di RSU Negara telah rampung. Rencananya berbagai fasilitas baru di rumah sakit daerah yang menelan anggaran puluhan milyar rupiah itu akan segera dilaunching pemanfaatannya pada 14 Februari 2020.

Guna memastikan kesiapan jelang launching, Bupati Jembrana I Putu Artha  meninjau RSU Negara. Tinjauan itu juga untuk melihat kondisi bangunan baru serta pelayanan kepada masyarakat di  rumah sakit plat merah milik Kabupaten Jembrana. 

Bangunan pertama yang dilihat adalah Instalasi Gawat Darurat (IGD). Bangunannya kini berlantai tiga (3), jauh lebih luas dari sebelumnya. Lantai 1 dikhususkan untuk pelayanan pasien kedaruratan, sedangkan lantai di atasnya untuk ruang operasi dan penyembuhan pasien. Di gedung ini juga sudah disediakan lift untuk memudahkan pasien .

Guna menunjang pelayanan dan kecepatan penanganan, ruang OK (ruang operasi) sudah ditambah menjadi 9 kamar dari sebelumnya 4 kamar. Sementara ruangan ICU disiapkan sebanyak 10 kamar namun baru berfungsi 5 kamar. Secara bertahap akan ditambah menunggu kesiapan alat dan penunjang medis lainnya.

Artha juga mengecek gedung baru lainnya di Ruang Rawat Inap khusus pasien kelas 1, 2, 3 serta VIP. Bangunan yang berada di areal belakang RSU ini sudah difungsikan dan melayani pasien. Bahkan tingkat kunjungan pasien sudah melonjak mencapai  80 %.

Tak hanya soal fisik bangunan, sisi pelayanan juga tak luput dari pengamatan Bupati Artha. Di kasir dan pemesanan obat yang terletak di ruang IRNA 1, 2, 3, Artha masih melihat ada antrean cukup panjang.

Kepada Dirut RSU Negara, Ia berpesan agar segera ditangani sehingga masyarakat tidak terlalu lama mengantre. “Ini harus dijadikan evaluasi. Masyarakat banyak mengantre apakah sisi  pelayanannya yang lambat  karena protap tidak berjalan atau  karena minimnya jumlah tenaga pendukung,“ ujar Artha mempertanyakan.

Kepada sejumlah pejabat struktural dan fungsional di RSU Negara, Artha juga berpesan agar gedung RSU Negara yang kini lebih nyaman dan megah harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan pula. Hal itu berlaku kepada seluruh jajaran pegawai RSU di semua bidang.

“Fasilitas RSU kini saya rasa sudah sangat lengkap dan nyaman. Tinggal imbangi dengan pelayanan yang baik dan ramah. Percuma gedungnyanya bagus kalau pelayanan diberikan tidak bagus, tandas Artha.

Ia juga berharap pihak RSU Negara responsif akan keluhan yang disampaikan warga.

“Jangan menunggu viral terlebih dahulu, baru ditanggapi karena akan merubah persepsi masyarakat. Tampung keluhan mereka, evaluasi dan ambil tindakan agar lebih baik,” pesan Bupati Artha.

Sementara Direktur RSU Negara, dr I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata menjelaskan, enam gedung baru yang sudah dibangun antara lain IGD, Poliklinik, Laboratorium, Gedung Bedah Sentral, Ruang Inap 1, 2, 3 serta Ruang VIP.  Realisasi fisiknya sudah 100 persen dan kini tinggal masa pemeliharaan .

Selain itu halaman parkir juga lebih luas yang sebelumnya parkir RSU Negara sering dikeluhkan karena sempit dan memakai badan Jalan Wijaya Kusuma di Kelurahan BB Agung. Fasilitas yang disediakan tidak hanya di halaman depan, tapi juga di areal belakang hingga daya tampungnya cukup banyak.

“Saat ini pembangunan 6 gedung sudah terealisasi dan sudah diserahterimakan akhir Desember yang lalu. Saat ini  kita sedang proses-proses perpindahan layanan dikembalikan ke gedung yang baru, mengingat layanan rumah sakit tetap jalan saat proyek pembangunan,“ ujar Oka Parwata.

Ia juga menambahkan, jelang launching Februari nanti, beberapa persiapan juga tengah dikebut. Diantaranya  pembersihan sisa pembongkaran gedung, mengecat gedung-gedung lama agar matching dengan gedung yang baru, menata tanaman, fasilitas parkir dan rekondisi jalan yang rusak saat pengerjaan proyek.

“Termasuk menata kembali berkas-berkas yang kemarin sempat dipindah sementara. Sehingga saat launching semua pelayanan sudah berjalan dengan maksimal, “ paparnya .

Menyoal kekurangan perlengkapan medis, ucap Oka Parwata, pihaknya akan memenuhi secara bertahap. “Tadi sudah dikatakan, pertama adalah mengenai OK (ruang operasi) kemudian kelengkapan  ICU dan penunjang lainnya akan kita penuhi tahun ini. Tapi secara keseluruhan sudah siap,” pungkasnya.    (utu)