Lebih dari 400 Mitra Bangun Sinergi dengan Pegadaian, di Bali Teken MoU dengan 34 Mitra

0
118
Foto bersama usai penandatanganan MoU Pegadaian dengan 34 mitra di Bali.

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS-  PT Pegadaian (Persero) telah membangun sinergi dengan lebih dari 400 mitra kerja, di Bali 34 mitra telah menyatakan mendukung program kerja saling menguntungkan tersebut dengan menandatangani MoU.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) itu dilakukan dalam acara ‘Sinergi dalam Harmoni’ di Denpasar, Kamis malam (16/1/2020).

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dalam sambutannya mengatakan, sinergi dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah dari produk layanan maupun jaringan dari setiap mitra yang berpartisipasi.

PT Pegadaian (Persero) terus melakukan kolaborasi bisnis untuk memperluas pasar dan sharing ekonomi dengan menggandeng 34 mitra, baik dari sektor pemerintahan, pendidikan, BUMN, swasta, pariwisata, dan organisasi di Bali.

Kerja sama tersebut nantinya, juga akan mengembangkan bidang pemasaran, penjualan, dan pemanfataan fasilitas serta pemberian jasa dengan prinsip saling menguntungkan.

Ditambahkan Kuswiyoto, “Sinergi sangat penting untuk kita lakukan. Sinergi ini membuat mitra yang belum kenal satu sama lain bisa menjalin kerja sama bisnis. Kita dapat saling bertukar informasi sehingga terbuka peluang untuk sharing ekonomi, melalui kerja sama yang saling menguntungkan. Di era sekarang ini kita tidak bisa mengembangkan bisnis sendiri-sendiri, tetapi harus berkolaborasi dengan mitra kerja yang lain,” ungkapnya.

Lebih dari 400 Mitra Bisnis

Direktur Pemasaran Damar Latri Setiawan

Sementara itu  Direktur Pemasaran Damar Latri Setiawan menambahkan, secara nasional, Pegadaian telah membangun sinergi bisnis dengan lebih dari 400 mitra dari seluruh pihak, BUMN, BUMD, Perguruan Tinggi, Swasta, dll.

“Bagi Pegadaian, bersinergi itu harus, karena dari situlah program-program bermanfaat bagi masyarakat bisa dinikmati. Saling mendukung, saling memberi nilai tambah dan saling menguntungkan. Kami siap membantu menyelesaikan masalah tanpa masalah baru,” ungkapnya.  

Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, MM dalam sambutannya, menyambut gembira atas sinergi dan kolaborasi antar lembaga, instansi, dan komunitas yang digagas oleh Pegadaian.

Melalui kerja sama ini Koster berharap dapat memberikan kontribusi dalam pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali.

“Pemerintah provinsi dan masyarakat Bali pada umumnya tentu menyambut gembira kegiatan ini. Kami berharap kerja sama ini memberikan dampak positif bagi pembangunan masyarakat khususnya bidang ekonomi,” ujarnya.

Pihaknya berharap, warga Bali semakin mendapatkan kemudahan dalam mengakses produk-produk dan layanan Pegadaian maupun mitra yang melakukan kerja sama ini. Dengan demikian kerja sama ini tidak hanya bermanfaat bagi para pihak, tetapi juga bagi masyarakat pada umumnya.

Adapun ke 34 mitra yang menjalin kerja sama dengan Pegadaian yaitu : Akademi Komunitas Mapindo, AkuBank, Alfa Prima Denpasar, Balai Diklat Industri Denpasar, BPD Bali, BIMC Hospital Kuta, English First, Fontana Hotel, Grab Bali, HIPMI Provinsi Bali, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), International Council for Small Business (ICSB Bali), Indonesia Marketing Association (IMA Bali), Institut Seni Indonesia (ISI), Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC Bali), Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Bali, Nawacita, Nutrifood, Peugeot Bali, Politeknik Pariwisata Bali.

Kemudian, Rotatract Bali, Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Bina Usadha, Stikes Wira Medika, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STIKI) Indonesia, Intitut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali, Sekolah Tinggi Pariwisata (STIPAR) Triatma Jaya, STMIK Primakara, Universitas Hindu Indonesia Bali, Universitas Mahasaraswati, Universitas Pendidikan Nasional, Universitas Triatma Mulya, Universitas Udayana, Universitas Warmadewa dan Yayasan Pendidikan Panca Atma Jaya.   

Ke depan, lanjut Damar Latri Setiawan, Pegadaian akan terus membuka kesempatan bagi semua pihak yang ingin membangun sinergi.    (ari)