ITB STIKOM Bali Teken MoU dengan Pegadaian, Sinergi Dunia Usaha dengan Akademisi

0
88
Dr. Dadang Hermawan (kiri) dengan Made Sarjana, SE., MM

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS-  Diam-diam ternyata ITB STIKOM Bali sudah membangun sinergi dengan PT Pegadaian (Persero) sejak tahun lalu. Sinergi tersebut dalam upaya mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan apa yang dihasilkan pihak akademisi.

Menurut Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan, membangun sinergi antara ITB STIKOM Bali dengan Pegadaian sebenarnya bukan hal yang baru. “Kolaborasi antara dunia usaha dengan akademisi bukanlah hal yang baru. STIKOM Bali sejak berdiri sudah melakukan hal itu dengan banyak pihak,” ungkap Dadang Hermawan di Denpasar, Kamis malam (16/1/2020) usai menghadiri penandatanganan MoU ITB STIKOM dengan Pegadaian bersama 34 mitra bisnis lainnya .

Dadang menambahkan, membangun sinergi/kolaborasi di era kekinian mutlak dilakukan bahkan sebuah kaharusan, demikian pula dengan Pegadaian Denpasar. “Ini momentum paling pas untuk menggelorakan semangat berkolaborasi agar tidak terjadi gap antara apa yang dibutuhkan dunia usaha dengan apa yang dihasilkan oleh pihak akademisi  (Perguruan Tinggi),” sebutnya.

Munculkan Calon Investor

Sementara itu, Kepala Pusat Kerjasama I Made Sarjana, SE., MM memaparkan, MoU dengan Pegadaian bakal ditingkatkan di waktu yang akan datang. Ini penting agar bagaimana kehadiran Pegadaian mampu memotivasi para mahasiswa untuk menjadi calon investor khususnya di tabungan emas.

“Kami mengundang pihak Pegadaian sebagai pembicara untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa STIKOM agar tumbuh semangat berbinis dan munculkan calon investor milenial,” kata Sarjana.

Tak sebatas itu, membangun sinergi dengan Pegadaian dimaksudkan juga sebagai wadah mahasiswa untuk bisa magang (kerja praktek) membantu membangun sistem yang dibuat Pegadaian untuk meningkatkan kinerjanya. Tepatnya, membangun sistem kinerja berbasis digital, sambung Sarjana.

“Mahasiswa STIKOM juga bisa melakukan pendaftaran atau registrasi terkait aktivitas kampus lewat Pegadaian. MoU hanya pengesahan dari kerjasama kami selama ini,” demikian Made Sarjana.   (ari)