Vila Khusus Gay di Seminyak Rusak Citra Pariwisata Bali

0
102
Vila khusus kaum gay di Seminyak Kabupaten Badung tampak sepi. (FOTO: ist)

Mangupura, PERSPECTIVESNEWS Pemerintah Kabupaten Badung diminta menindak tegas vila khusus kaum gay di kawasan Seminyak, Badung. Sebab, vila semacam ini jelas merusak citra pariwisata Badung dan Bali pada umumnya.

Bahkan, vila khusus kaum gay ini sudah berani terang-terangan dengan mengiklankan diri di media sosial. Lurah Seminyak, Kadek Oka Permadi bersama sejumlah staf langsung melakukan penelusuran, Kamis (9/1/2020).

Sayangnya, saat disabangi petugas, vila tersebut dalam keadaan kosong dan terkunci. Namun, informasi dari warga sekitar memang vila tersebut kerap menerima tamu kaum gay. “Dari informasi warga sekitar, memang vila ini sering menerima tamu khusus gay,” ujar Kadek Oka Permadi.

Dijelaskannya, vila yang dipakai mesum para gay ini tanahnya dimiliki oleh orang Manado tapi tinggal di Swiss, dan saat ini dikontrak oleh WNA asal Belanda. Dengan mengiklankan diri untuk tamu-tamu gay, menurutnya jelas-jelas melanggar  dan bertentangan dengan norma.

 “Kalau di website namanya Villa Angelo, tapi di sini plang (papan) namanya Villa Dilen,” kata Oka Permadi.

Sementara Kadis Kadis Pariwisata Badung I Made Badra secara tegas menyatakan adanya akomodasi wisata khusus gay ini sudah mencoreng citra pariwisata Bali. Apalagi mereka telah terang-terangan mengiklankan diri.

 “Pariwisata Bali adalah pariwisata budaya dan adat istiadat. Ini (vila khusus gay) jelas mencoreng citra pariwisata Bali,” kata Badra.

Atas hal ini, pejabat asal Kuta ini mengaku sudah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja untuk segera melakukan penindakan. “Kami minta Satpol PP segera menindak tegas,” pinta Badra.

Secara terpisah, Kasat Pol PP Badung IGK Suryanegara juga mengaku sudah menerima laporan adanya vila menyewakan tamu khusus gay ini. Menurut rencana pihaknya akan mendatangi lokasi. “Kami sudah laporkan, tentu kami akan tindak tegas,” ujarnya.(git)