Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 1,4 Juta Penumpang Selama Nataru

0
89
Co. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Sigit Herdiyanto berpose bersama seusai apel penutupan Posko Terpadu Nataru.

Mangupura, PERSPECTIVESNEWS Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali sukses mengawal kelancaran arus libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) dengan terwujudnya “zero accident” selama pelaksanaan Posko Angkutan Terpadu Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Selama 19 hari pelaksanaan Posko Nataru yang dimulai tanggal 19 Desember 2019, dan berakhir pada Selasa, 7 Januari 2020, tercatat sebanyak 1.415.478 penumpang serta 8.968 pergerakan pesawat udara keluar masuk Bali melalui bandara.

“Puji syukur kami haturkan kepada Tuhan YME, pelaksanaan Posko Nataru dapat berjalan dengan lancar, aman, dan 100 persen zero accident,” ucap Co. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Sigit Herdiyanto, Selasa (7/1/2020) pada apel penutupan Posko Nataru.

Sigit Herdiyanto melanjutkan, selama 19 hari pelaksanaan Posko Nataru tercatat lebih dari 1,3 juta penumpang dan lebih dari 8 ribu pergerakan pesawat udara telah dilayani bandara. Jika dibandingkan periode yang sama di pelaksanaan Posko Nataru sebelumnya, lanjut dia, terdapat pertumbuhan cukup signifikan. Pada pelaksanaan Posko Nataru di tahun sebelumnya tercatat sebanyak 1.264,107 penumpang serta 8.264 pesawat udara telah terlayani.

“Pada pelaksanaan tahun ini, persentase pertumbuhan penumpang dan pergerakan pesawat udara masing-masing adalah sebesar 8,1 persen dan 2,6 persen. Pertumbuhan yang cukup bagus di tengah mayoritas capaian bandar udara lain kurang baik, bandar udara kami masih mencatatkan pertumbuhan. Tentunya hal ini sangat positif,” ucapnya lagi.

Dalam catatan jumlah penumpang yang terlayani, jumlah penumpang yang datang ke Bali tercatat unggul tipis atas jumlah penupang yang meninggalkan Bali. Total penumpang yang datang tercatat 719.425 penumpang, dengan pembagian 387.562 penumpang rute internasional, serta 331.863 penumpang domestik. Sedangkan jumlah penumpang yang berangkat sebanyak 696.053 penumpang.

“Masih sama seperti pelaksanaan Posko Nataru sebelumnya, total penumpang dari rute internasional masih mengungguli jumlah penumpang dari rute domestik. Perbandingannya 750.648 untuk rute internasional, dan 664.830 untuk rute domestik. 53 persen berbanding 47 persen,” ungkap Sigit.

Tercatat, selama pelaksanaan Posko Nataru puncak arus liburan wisatawan terjadi pada hari Minggu, 22 Desember 2019, atau H-3 dari Hari Raya Natal 2019. Sebanyak 77.411 penumpang tercatat telah terlayani melalui 486 pesawat udara, dengan pembagian 41.421 penumpang tiba di Bali, serta 35.990 penumpang berangkat meninggalkan Pulau Dewata.

Sedangkan puncak arus balik terjadi pada H+2 libur Tahun Baru 2020, atau terjadi pada hari Jumat, 3 Januari 2020. Pada hari tersebut, tercatat sebanyak 81.462 penumpang terlayani melalui 505 pesawat udara.

“Untuk realisasi extra flight, hingga ditutupnya posko ini kami telah melayani tambahan penerbangan sebanyak 325 penerbangan. Dari total 482 permohonan yang diajukan, realisasinya cukup tinggi, yaitu mencapai 67,4 persen,” katanya.

 Sedangkan hari dengan jumlah penerbangan tambahan, kata dia, terbanyak ada di hari Sabtu, 4 Januari 2020 dengan total 28 penerbangan terdiri dari 15 arrival, 13 departure. Sedangkan untuk tingkat On Time Performance (OTP) mencapai 53 persen.

“Mewakili Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandara, saya mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada seluruh personel dari setiap instansi komunitas bandar udara. Sungguh dedikasi yang luar biasa tercurah melalui pengorbanan waktu, tenaga, serta pikiran, sehingga pelaksanaan Posko Nataru ini dapat berjalan dengan aman, lancar, serta berhasil mencatatkan catatan zero accident,” pungkasnya.(ari)