Tertangkap Bawa Ganja ke Tempat Dugem, Bule Inggris Beralasan untuk Obat Kanker

0
125
Sally (baju oranye) keluar dari ruang sidang PN Denpasar.

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS Seorang wisatawan asal Inggris, Sally Clarke Richardson (64), mulai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar dalam kasus narkotika, Jumat (3/1/2020). Wanita kelahiran Ipswich, Inggris pada 29 Mei 1955 ini tertangkap basah menyimpan ganja seberat 5,57 gram netto di tempat dugem EC Executive Karaoke, Denpasar, 14 September 2019 silam.

Alasan Sally membawa ganja karena dirinya sedang menderita kanker payudara dan ganja tersebut merupakan obat penahan sakitnya. Sally sendiri ditangkap saat Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali melakukan sweeping di tempat hiburan tersebut.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Dipa Umbara dalam surat dakwaannya mengatakan perbuatan Sally melanggar Pasal 111 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Terdakwa tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman jenis ganja seberat 5,57 gram netto,” kata Dipa di depan majelis hakim diketuai Kony Hartanto.

Sementara dalam dakwaan ke dua, perempuan paruh baya yang selama di Bali tinggal di Jalan Kayu Jati, No.5 A Oberio, Seminyak, Kuta, Badung ini dijerat dengan Pasal 127 ayat (1) huruf a UU yang sama.

Diterangkan jaksa Dipa, terdakwa diciduk polisi sekitar puku 02.30 Wita. Dari tangan terdakwa ditemukan barang bukti berupa biji, batang, dan daun mengandung narkotika jenis ganja, 2 buah alat plinting rokok ganja, 3 buah pak kertas rokok ganja, dan 1 buah korek api.

Kata Dipa, terdakwa mendapat ganja dari seorang laki-laki yang memberinya secara cuma-cuma karena prihatin dengan kondisi kanker payudara yang dideritanya.

 “Bahwa terdakwa menyimpan batang, biji dan daun ganja karena rencananya terdakwa akan proses menjadi minyak sebagai bahan pengobatan karena minyak yang biasanya terdakwa gunakan sebagai pengobatan telah habis,” beber jaksa Dipa.

Masih dalam dakwaan, terdakwa mengetahui kasiat minyak ganja bisa mengobati kanker payudara dari internet. Selain itu, terdakwa menggunakan minyak tersebut supaya kanker payudara tidak menyebar lebih cepat. Biasanya terdakwa menggunakan minyak tersebut dengan cara dioleskan pada bagian payudara dan satu tetes tepatnya di bawah lidah.

Menanggapi dakwaan ini, terdakwa bersama penasihat hukumnya tidak berniat mengajukan eksepsi atau keberatan, sehingga sidang dapat dilanjutkan ke pemeriksaan saksi-saksi pada Kamis (9/1/2020) mendatang.(zil)