PBSI Bali Tunggu Kuota dari KONI soal Atlet yang Akan Dikirim ke PON XX/2020

0
93
Wayan Winurjaya (FOTO: dok)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Bali berharap kuota pebulutangkis Bali yang bakal dikirim ke PON XX/2020 Papua segera diputuskan oleh KONI Bali. Sebab, semakin cepat kuota diputuskan, semakin cepat pula melakukan kalkulasi nomor apa saja yang bakal diikuti termasuk peluangnya meraih medali.

Ketua Umum PBSI Bali, Wayan Winurjaya menjelaskan, setelah kuota pebulutangkis ke PON ditetapkan oleh KONI Bali, pihaknya segera menggelar rapat pengurus.

 “Kami masih menunggu kepastian KONI Bali untuk kuota pebulutangkis yang diberikan kepada kami, sehingga kami bisa memutuskan melalui rapat, dimana peluang yang bisa kami ambil untuk meraih medali di PON Papua, terkait nomor dan di bagian apa, putra atau putri,” jelas Winurjaya, Jumat(3/1/2020).

Hal itu memang dinilai penting, karena untuk menyesuaikan taktik dan strategi nantinya, karena Bali lolos PON untuk bagian putra dan putri. Dengan demikian, lanjut dia, dengan kuota yang sudah pasti maka akan bisa memberikan hasil terbaik bagi Bali.

“Kalau sementara ini, acuan pebulutangkis yang mengisi kuota yang diberikan KONI Bali akan tetap mengacu seperti sebelumnya, yakni dengan kriteria-kriteria yang diberikan KONI Bali juga yang selalu kami ikuti,” imbuh Winurjaya.

Kriteria yang dimaksudkannya tak lain yakni perankingan nasional pebulutangkis Bali, yang bakal dilihat juga pada event nasional seperti sirkuit nasional (sirnas), dan challenge yang merupakan event internasional.

“Dan semua itu dilihat di tahun 2020 ini. Event sirnas dan challenge kan di tahun ini juga tetap berjalan. Sirnas saja mulai diputar sekitar Februari mendatang dan pastinya challenge juga ada,” tegasnya.

Tak dipungkirinya, sekarang ini para pebulutangkis putra dan putri Bali menanjak bagus prestasinya di event nasional. Bahkan mereka sekarang ini banyak menghuni klub-klub bulutangkis bernama besar di luar Bali. “Tapi meski demikian, sekarang ini mereka semua tetap berlatih terus dengan klubnya atau pribadi baik di luar Bali maupun pebulutangkis yang ada di Bali. Ini sangat bagus untuk menaikkan grafik permainan mereka,” tukas Winurjaya.(rup)