KONI Gianyar Mulai Mempersiapkan Atlet untuk Porprov Bali 2021

0
101
Pande Purwata

Gianyar, PERSPECTIVESNEWS – Meski hajatan Porprov Bali XV/2021 masih lama, namun KONI Gianyar mulai mempersiapkan atletnya sebaik mungkin agar di multievent dua tahunan skala Bali itu meraih prestasi cemerlang. Hari Minggu 29 Desember 2019, KONI Gianyar akan melakukan launching program Puslag (Pusat Latihan Atlet Gianyar), yang dihuni sebanyak 212 atlet dari 41 cabor.

“Puslag akan diresmikan oleh Bapak Bupati Gianyar Made Mahayastra. Ke-212 atlet yang akan masuk dalam Pulsag tersebut adalah dominan peraih medali pada ajang Porprov Bali XIV/2019 lalu di Tabanan. Bahkan, sejumlah atlet yang potensial menyabet medali di event Porprov Bali tahun 2021 juga dimasukkan dalam program Puslag,” ucap Ketua Harian KONI Gianyar, Made Rutawan, Jumat (27/12/2019).

 Menurut dia, meski pada multievent dua tahunan di Tabanan belum mampu mewujudkan medali, tetapi jika dinilai ada potensi untuk 2 tahun lagi, namanya tetap dimasukkan ke dalam program Puslag cabor.

Dijelaskannya, program ini untuk meningkatkan prestasi atlet KONI Gianyar pada Porprov tahun 2021 di Badung. Setelah dilaunching pada Minggu nanti, kegiatan Puslag ini dimulai tahun 2020.

Sementara  Ketua Umum KONI Gianyar, Pande Purwata menambahkan, program berkelanjutan ini dilakukan sebagai respon prestasi patriot olahraga asal Bumi Seni atas capaian yang diperoleh di Porprov Tabanan.

KONI Gianyar, lanjut Purwata, sangat paham bahwa menyiapkan atlet tidak bisa dilakukan secara instan, namun harus dengan pola terukur dan berkelanjutan.

“Makanya, usai Porprov Tabanan kami KONI Gianyar langsung bergerak. Merancang program Puslag. Di Puslag inilah kita akan rekrut atlet kita yang memperoleh emas, perak dan perunggu dengan latihan yang lebih proporsional, dilatih pelatih profesional. Kita berikan mereka dana latihan, dan kebutuhannya selama di Puslag, sehingga pada Porprov 2021 prestasi kita semakin meningkat, tak hanya memburu ranking tiga, tapi dua maupun satu kami berani bersaing,” tegas Pande Purwata.

Pande Purwata mengibaratkan jika pasukan TNI, atlet yang masuk Puslag itu adalah Kopassus, atlet yang siap tempur di medan laga. “Dari 41 cabor itu, memang ada belum dapat medali di Tabanan. Tapi, sekitar 5 atletnya kami tetap rekrut dan dipoles. Sebab, kami tetap memiliki harapan mereka dapat berkembang jika ditempa dengan sangat baik,” demikian Pande Purwata.(rup)