Futsal Bali Gagal Lolos PON XX Papua karena TC Terlalu Pendek dan Kualitas Pemain

0
188
Tim futsal Pra-PON Bali saat kalah dari NTB. (FOTO: Ist)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Gagalnya tim futsal Pra-PON Bali lolos ke PON XX/2020 Papua pada ajang Pra-PON di Jatinangor pekan lalu lantaran beberapa perbedaan antara tim Bali dengan para rivalnya.

Menurut Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Bali, Nyoman Suwitera, Bali gagal menggenggam tiket PON di antaranya karena masa TC yang sangat pendek.

“Kalau dibandingkan dengan Sulawesi Barat (Sulbar) dan NTT, mereka melakukan TC cukup panjang. Bahkan Sulbar sudah TC sebulan lebih di Jatinangor Jawa Barat. Termasuk NTT yang satu grup dengan Bali dan NTB,” kata Suwitera.

Diakuinya, dengan persiapan matang seperti NTT dan Sulbar, maka pastinya tim tersebut bisa adaptasi lebih panjang di venue, yang dijadikan ajang Pra-PON. Otomatis kesolidan tim juga akan terjaga dengan baik.

“Kalau tim kita selain masa TC yang cukup pendek juga minimnya melakukan sparring dengan lawan seimbang di Bali. Sementara mereka pastinya di Jatinangor bisa mudah mencari sparring kuat karena banyak klub futsal yang tangguh,” tegas Suwitera.

Tak hanya itu jika dibandingkan dengan NTT dan Sulbar, namun juga ketika dibandingkan dengan NTB kalah kualitas beberapa pemain. Disebutkan ada dua pemain NTB yang notabene pemain nasional. Tak terkecuali pemain NTB lainnya juga merupakan pemain bagus, yang menghuni klub futsal nasional Vamos FC.

“Pemain Vamos itu bagus-bagus dan klub itu sering juara di event level nasional. Pastinya para pemain Vamos yang diambil tim futsal NTB juga merupakan pemain bagus, sehingga dengan kondisi itu, maka bisa mengatasi Bali,” tambah Suwitera.

Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi terhadap hasil Pra-PON nantinya, meski kendala sudah diketahui. Hanya tinggal bagaimana merancang untuk futsal secara keseluruhan ke depannya.(rup)