Wakili Bali, Siswa SMAN 1 Pekutatan dan SMAN 1 Negara Temui Bupati Artha

0
134
Siswi SMAN 1 Negara dan SMAN 1 Pekutatan saat menemui Bupati Jembrana Putu Artha.

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS –  Tiga  siswa Jembrana merupakan duta-duta Bali ke tingkat nasional,  beraudiensi dengan Bupati Jembrana I Putu Artha. Kedatangan ketiga siswa berprestasi dalam mendukung dan menyukseskan program Keluaga Berencana dan Perlindungan Anak itu, didampingi Kepala Dinas PPPA-PPKB, Ni Kade Ari Sugianti dan Kasek SMAN 1 Pekutatan, I Wayan Rai Gelgel bertempat di ruang  Rapat Bupati Jembrana.

Ketiga siswa prestasi binaan Dinas PPPA-PPKB itu dua di antaranya mewakili Bali di tingkat nasional yakni, Ni Made Mirah Widya Gangga, duta anak komisi kesehatan  tahun 2018, Ni Made Devina Nanda Rai kelas XI asal SMAN 1 Negara yang juga merupakan duta anak komisi kesehatan tahun 2019 yang telah mengikuti Forum Anak Nasional di Makassar, Susel.

Sedangkan satu siswa asal Jembrana  akan mewakili Bali ke tingkat nasional yang  dijadwalkan menuju Jakarta dalam Adu Jambore Anak (Jak Genre) pada tanggal 16 sampai 28 Desember 2019 itu, yakni Ni Made Yesicca Moneysia, siswa kelas XI SMAN 1 Pekutatan.

Kepala Dinas PPA-PPKB, Ni Kade Ari Sugianti, SPd.,MPd di hadapan Bupati I putu Artha mengatakan,  siswa yang dipercaya mewakili Bali merupakan siswa-siswa prestasi. “Siswa ini dua di antaranya merupakan siswa-siswa yang telah berprestasi dan membantu pemerintah khususnya dalam program Keluarga Berencana dan dalam hal perlindungan anak yakni, Ni Made Mirah Gangga sebagai Ketua Forum Anak  Kabupaten Jembrana tahun 2018-2020 dan Ni Made Devina Nanda Rai dari SMAN 1 Negara, duta anak dari Komisi Kesehatan tahun 2019 yang berlansung di Makassar,“ ujarnya.

Bupati I Putu Artha menyampaikan apresiasi sekaligus selamat kepada siswa berprestasi asal Jembrana itu.  “Sebagai pimpinan daerah tentu kami sangat bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih. Namun, kami minta kepada para siswa khususnya yang akan diberangkatkan mengikuti Adu JAK Genre di Jakarta agar selalu menjaga nama baik daerah, disiplin dan ikuti aturan,“ harapnya.

Kepada Kasek, Bupati Artha juga minta untuk memberikan laporan ke provinsi. Hal itu karena keberadaan SMA/SMK menjadi kewenangan dan tanggung jawab provinsi.

“Anak-anak yang akan mewakili Jembrana dalam ajang Adu JAK Genre tingkat nasional agar juga dilaporkan ke provinsi untuk mendapatkan dispensasi karena kewenangan dan tanggung jawab siswa itu adalah provinsi. Namun demikian, kita juga patut memberikan support dan dorongan bagi semua siswa di Jembrana termasuk siswa-siswa yang prestasi dan mengharumkan nama daerah,“ pungkasnya. (utu)