Lantik Taruna Baru Politeknik Kelautan dan Perikanan, Bupati Artha Minta Prioritaskan Kuota Lokal

0
98
Bupati Jembrana Putu Artha saat melantik taruna baru Politeknik dan Kelautan bertempat di Gedung Kresna Jvara Kelurahan Dauhwaru,Kecamatan Jembrana.

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS – Pelantikan taruna baru Politeknik Kelautan dan Perikanan jenjang pendidikan Diploma 3 Tahun 2019 berlangsung di GOR Kresna Jvara Kelurahan Dauh Waru, Kecamatan Jembrana.

Di hadapan para taruna serta disaksikan para orang tuanya masing-masing termasuk Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan, Anggota DPRD Jembrana,  Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Direktur Politeknik Kelautan I Gusti Putu Gede Rumeyasa,  Bupati I Putu Artha minta dalam merekrut calon-calon taruna baru Politeknik Kelautan dan Perikanan, ke depan  agar memprioritaskan warga lokal.

Pasalnya, selain potensi perikanan di Jembrana cukup besar, juga dengan keberadaan kampus di Jembrana akan mampu mencetak sumber-sumber daya manusia handal sehingga potensi perikanan yang cukup besar akan mampu memberikan nilai ekonomi lebih besar pula.

“Perjuangan Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk bisa mendapatkan dan direalisasinya tempat pendidikan Politeknik Kelautan dan Perikanan ini, tentu tidak mudah. Meski demikian, kita patut bersyukur Politeknik ini bisa kita wujudkan sesuai harapan. Namun demikian, ke depan kami tetap harapkan dalam merekrut calon-calon taruna agar tetap memprioritaskan warga lokal,“ kata Bupati Artha.

Bupati Artha juga menegaskan, mahasiswa Politeknik Kelautan dan Perikanan selama menimba ilmu di bangku kuliah agar mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat  di lapangan.

“Bekal ilmu yang didapat selama 3 tahun di bangku kuliah sesuai prodinya masing-masing tentu sangat bermanfaat. Saya harapkan potensi sumber daya perikanan yang ada di Jembrana ini mampu diolah dengan berbagai inovasi sehingga dapat menambah nilai ekonomi yang lebih tinggi,“ tegas Bupati Artha.

Tekait dengan kuota calon-calon taruna Poltek KP,  Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan, I Gusti Putu Gede Rumeyasa mengaku, kalau kuota untuk para calon saat ini telah sesuai ketentuan bahkan telah melampaui target.

“Pelantikan para taruna baru Politeknik Kelautan dan Perikanan tahun 2019 ini diikuti sebanyak 94 taruna. Dari jumlah itu 46 orang dari warga Jembrana. Artinya, kuota warga lokal sudah ketentuan yakni, sekitar 51 persen. Sisanya tersebar di 21 kabupaten  yang ada di 13 provinsi di Indonesia,“ ujarnya.

Rumeyasa juga menegaskan, para taruna yang baru dilantik agar mampu mengimplementasikan ilmunya bahkan mampu menjadi pengusaha-pengusaha muda.

“Taruna angkatan ketiga ini mampu melihat peluang dan pangsa kerja. Potensi sumber daya perikanan di Jembrana cukup besar ini hendaknya mampu diberdayakan dengan inovasi-inovasi sehingga mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi,“ pungkasnya. (utu)