Pertemuan Tahunan BI, 2019 Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Bali Sangat Baik

0
139
Trisno Nugroho (kiri), Wagub Cok Ace dan I G A Rai Wirajaya.

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS- Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) mengungkapkan kondisi perekonomian Bali yang stabil. Di tahun 2019 ini pula, terbukti kesejahteraan masyarakat di Provinsi Bali sangat baik.

Penegasan itu disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali Trisno Nugroho dengan mengungkapkan data bahwa tingkat pengangguran di Bali merupakan yang terendah di Indonesia dan berada di bawah pengangguran nasional yang sebesar 5,28%.

“Sementara di tahun 2019 kesejahteraan di Provinsi Bali sangat baik. Hal ini tercermin dari tingkat kemiskinan merupakan yang terendah kedua secara nasional setelah DKI Jakarta dan berada di bawah nasional yang sebesar 9,41%,” ujar Trisno Nugroho dalam Pertemuan Tahunan BI yang mengangkat tema “Sinergi, Transformasi dan Inovasi Menuju Indonesia Maju”, Senin (16/12/2019) di KPw BI Denpasar.

Dikatakan Trisno, tahun 2020, sinergi dan kerja sama, baik itu sinergi dalam pengendalian inflasi, sinergi untuk mendukung UMKM akan terus ditingkatkan dalam upaya mendorong peningkatan kinerja ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Bali.

“Sinergi, transformasi dan inovasi merupakan tiga kata kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” jelas Trisnolagi yang juga didampingi Anggota Komisi XI DPR RI IGA Rai Wirajaya.

Trisno juga mengajak kalangan perbankan di Bali bergerak membantu UMKM sehingga perekonomian bisa tumbuh lebih cepat. Terkait kunjungan wisman ke Bali diharapkan bisa sesuai harapan. Hingga Oktober 2019, wisman ke Bali sudah di atas 5,2 juta orang.

Sementara Gubernur Bali dalam sambutannya yang diwakili Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati optimis di tahun 2020, tingkat inflasi akan tetap terkendali meskipun tantangan dalam bidang ekonomi ke depannya semakin kompleks.

Wagub juga menyampaikan berbagai langkah telah dilakukan pemerintah dalam upaya menjaga laju inflasi di antaranya membangun sistem distribusi dengan perbaikan infrastruktur jalan raya, pelabuhan serta pembangunan sarana penunjang lainnya.

“Tidak hanya itu, pemerintah juga terus meningkatkan sinergi dengan semua stakeholder dalam upaya menjaga laju inflasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Bali,” paparnya.

Dikatakan, tahun 2019 ini pertumbuhan ekonomi Bali masih tetap kuat, dan di tahun 2020 diperkirakan akan tumbuh lebih tinggi dalam kisaran 5,70%-6,10%. Ke depan sinergitas, transformasi dan inovasi terus kita lakukan dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,“ imbuhnya.

Wagub Cok Ace juga menyampaikan perkembangan teknologi digital telah banyak mengubah perilaku manusia seiring semakin besarnya populasi milennial. Konsumen menuntut produk yang murah, cepat dan sesuai selera. Untuk itu sinergi, transformasi dan inovasi adalah tiga kunci untuk memperkuat ketahanan dan pertumbuhan menuju Indonesia maju. Ke depan perlu dibangun sistem keuangan digital di samping dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif.    (ari)