KONI Tabanan Ajukan Anggaran Rp 10 Miliar untuk Pembinaan Atlet

0
102
Di sela-sela pelaksanaan Rapat Anggota KONI Tabanan, Minggu (15/12/2019) diserahkan penghargaan kepada insan yang peduli terhadap dunia olahraga.

Tabanan, PERSPECTIVESNEWS – Olahraga di Kabupaten Tabanan terus menggeliat. Usai menempati peringkat lima pada Porprov Bali XIV/2019 dengan perolehan 29 emas, 32 perak dan 68 perunggu, KONI Tabanan terus menggali potensi-potensi baru untuk diturunkan di Porprov XV/2021 mendatang.

 “Untuk keperluan membina atlet maupun menggali potensi atlet baru yang siap diturunkan pada Porprov Bali 2021 mendatang kami mengajukan anggaran ke pemerintah (Pemkab Tabanan) senilai Rp 10 miliar,” ucap Ketua Umum KONI Kabupaten Tabanan, I Dewa Gede Ary Wirawan, Minggu (15/12/2019).

Ditemui di sela-sela Rapat Anggota KONI Tabanan di Tanah Lot, Dewa Ary Wirawan mengatakan, anggaran Rp 10 miliar tersebut diharapkan disetujui sepenuhnya sehingga mulai awal 2020 nanti upaya mencetak atlet untuk Porprov Bali 2021 bisa segera dilakukan melalui pengkab cabang olahraga di bawah naungan KONI Tabanan.

Terkait dana yang diajukan untuk 2020 dibanding realisasi tahun-tahun sebelumnya, Dewa Ary mengakui bahwa perhatian Pemkab Tabanan terhadap kemajuan olahraga di daerah itu cukup besar.

“Kalau sebelumnya biasanya dibantu Rp 4 miliar per tahun. Sekarang mengajukan sejumlah itu (Rp 10 miliar,red) mudah-mudahan bisa direalisasikan,” ucapnya.

Tapi, bagi Ary Wirawan, berapapun nanti dibantu, pihaknya siap memanfaatkan sebaik mungkin untuk kemajuan dunia olahraga Tabanan. Selain itu, penambahan nominal itu terjadi karena mengacu dari pasca Porprov Bali 2019 lalu dimana Tabanan menjadi tuan rumah.

“Adanya Porprov, fasilitas tersedia dan sudah representatif. Otomatis perkembangan dan prestasi juga wajib meningkat. Apalagi prestasi Tabanan di Porprov Bali 2019 melesat drasti dibandingkan sebelumnya,” papar Ary Wirawan.

Ditegaskannya juga, untuk lebih memajukan dunia olahraga di Tabanan, KONI mulai melakukan evaluasi terhadap cabor anggota, terutama organisasi.

“Kalau organisasinya bagus, pasti perkembangan cabor nya juga bagus. Selama ini, struktur dalam organisasi cabor anggota KONI Tabanan itu memang lengkap, tetapi yang kerja hanya orang itu-itu saja. Ini lah yang harus diperbaiki. Kalau tidak siap, berarti kami anggap cabor itu tidak ada pengurus, bahkan dana anggaran bisa distop,” tegas Ary Wirawan.

Selain itu, KONI Tabanan di tahun 2020 mendatang siap menggalakkan konsep sport tourism. Namun, hal itu dibahas dengan cabor yang berpotensi dengan sport tourism itu, terutama mendatangkan wisatawan.

“Salah satunya balap sepeda yang ada di Pinge, Marga. Disana juga sudah desa wisata. Kami juga melibatkan dinas pariwisata nantinya dan juga pelaku pariwisata,” tandas Ary Wirawan.(rup)