Januari 2020, Pegadaian dan HIPMI Teken MOU Akses Permodalan

0
188
Foto bersama peserta gathering Pegadaian dan HIPMI Kabupaten Gianyar, Klungkung dan Bangli di Gianyar, Sabtu (14/12/2019).

Gianyar, PERSPECTIVESNEWS – Dipastikan pertengahan Januari 2020, PT Pegadaian (Persero) akan menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) dengan HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Bali dalam akses permodalan. Tujuannya agar semakin banyak pelaku usaha bisa mengakses modal dengan lebih mudah.

“Rencananya tanggal 16 Januari 2020, MOU antara Pegadaian dengan HIPMI Bali akan diteken, bahkan Bapak Dirut Pegadaian bakal hadir,” ungkap Deputi Bisnis Area Denpasar II PT Pegadaian (Persero), I Ketut Winata, di sela gathering dan sinergi dengan HIPMI Kabupaten Gianyar, Klungkung dan Bangli, Sabtu (14/12/2019), di Gianyar.

Ketut Winata menambahkan, kegiatan tersebut menindaklanjuti harapan Pegadain tingkat pusat untuk terus membangun sinergi bersama lembaga lainnya. “Bahkan, di Pegadaian pusat, telah dibentuk divisi hubungan kelembagaan yang tujuannya membangun sinergi termasuk dengan HIPMI di tingkat kabupaten seperti di Kabupaten Gianyar, Klungkung dan Bangli.

“Kami memilih HIPMI dalam sinergi ini, karena merupakan wadah para wirausaha muda yang telah menjadi konsentrasi kami, seperti terlibat membantu penyediaan akses permodalan. Itu sudah menjadi komitmen kami di direksi,” tegas Winata.

Pihaknya berharap, ke depan dalam pengembangan usaha muda seperti UKM, Pegadaian bisa terlibat dalam mempersiapkan pelaku UKM. Makanya tahun 2020, diharapkan MOU sudah bisa diteken sehinga apa yang menjadi harapan kami  bersama bisa terwujud,” tambah Winata.

Deputi Bisnis Area Denpasar II PT. Pegadaian (Persero) Ketut Winata.

Menyejahterakan Masyarakat

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pegadaian tidak hanya berorientasi kepada keuntungan namun juga memiliki tanggungjawab mensejahterakan masyarakat termasuk pelaku usaha UKM dengan memfasilitasi akses permodalan

Melalui kegiatan ini, bisa menjadi pintu masuk bagi Pegadaian untuk membantu akses permodalan bersama dan kerja sama pelatihan sehingga anggota HIPMI bisa mendapatkan nilai tambah.

“Agar hal ini bisa menjadi wadah yang lebih masif untuk meningkatkan kerja sama pembinaan UKM seperti dalam bentuk pelatihan-pelatihan dengan mendatangkan pakar ekonomi untuk menambah wawasan dalam meningkatkan produktivitas,” jelas Winata.

Winata menambahkan, berkat dukungan semua pihak, tentu harapannya, Pegadaian bisa memiliki visi tumbuh dan berkembang serta bisa berpartisipasi dalam segala hal di masyarakat.

“Kami tegaskan, kegiatan ini bukan mencari untung, tetapi bagaimana teman-teman pelaku usaha, bisa menambah jejaring atau koneksi sehingga bisa mendapatkan akses permodalan dibanding kelompok masyarakat lainnya,” imbuhnya.

Dia mencontohkan, beberapa kelompok startup yang sudah terbantu akses permodalan dari Pegadaian bergerak bidang usaha kuliner, coffee shop hingga pengembangan pariwisata dengan pembentukan desa wisata.

Merasa Terbantu

Dalam kesempatan yang sama, Ketua HIPMI Gianyar Anak Agung Gede Agung mengaku terbantu dengan kegiatan yang digelar Pegadaian. “Tidak hanya HIPMI yang terbantu namun juga masyarakat lainnya bisa terbantu, ke depan semoga masyarakat bisa lebih fokus untuk investasi emas,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPD HIPMI Bali Dr dr I Gusti Nyoman Darmaputra dengan ada MoU antara Pegadaian dan HIPMI nantinya, bisa meningkatkan kolaborasi termasuk didalamnya bagaimana mendapat akases permodalan dengan pinjaman lebih murah.    (ari)