Pengprov FPTI Bali Bakal Panggil 19 Atlet Panjat Tebing

0
118

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali bakal memanggil 19 atletnya pada 20 Desember 2019 mendatang guna persiapan menghadapi TC Desentralisasi yang dihelat FPTI Bali mulai Januari tahun depan.

Mereka yang dipanggil tersebut terdiri dari 9 atlet yang lolos PON XX/2020 di Papua mendatang termasuk di dalamnya atlet yang menghuni Pelatda Bali, serta 10 atlet pelapis yang nantinya bakal dijadikan sparring partner.

“Nanti para atlet tersebut bakal didampingi pelatih kepala saya sendiri, dengan asisten pelatih yakni Dani Hamdani, R. Purba dan Andi Saputra. Mereka nantinya bakal digembleng sambil setiap akhir bulan bakal dilakukan simulasi,” ujar Penasihat FPTI Bali, Suhardi Eka Prasetya didampingi Ketua Umum FPTI Bali, Putu Yudi Atmika, Kamis (5/12/2019).

Simulasi itu sendiri lanjutnya, tujuannya untuk menentukan atlet yang lolos ke PON Papua dengan menggunakan sistem promosi dan degradasi. Artinya atlet yang lolos PON melalui Pra-PON lalu bisa saja bakal terdegradasi dan digantikan atlet pelapis yang bisa dipromosikan.

Hal senada juga diutarakan Yudi Atmika. Menurutnya, memang tidak ada jaminan atlet yang turut Pra-PON lalu dan lolos PON Papua untuk tetap bertahan. Pasalnya, dalam simulasi bakal dilihat progresnya. Intinya yang terbaik nantinya yang bakal membela Bali di PON Papua.

“Sekarang ini soalnya untuk panjat tebing di PON masih menggunakan sistem entry by number. Kemungkinan sekitar Juni atau Juli baru entry by name, yang dikeluarkan oleh pihak PB. PON,” tegas Yudi Atmika.

Lantas dimana TC desentralisasi FPTI Bali itu dilakukan? Yudi memproyeksikan di lintasan panjat tebing kawasan GOR Ngurah Rai yang kini dalam tahap renovasi. “Saya rasa nanti saat TC desentralisasi renovasi lintasan itu sudah selesai,” pungkas Yudi Atmika.(git)