Kesebelasan Pra-PON Bali Menyerah 0-1 dari NTB

0
477
Kesebelasan Pra-PON Bali saat dikalahkan 1-2 oleh kesebelasan Pra-PON Nusa Tenggara Barat (NTB) di Stadion Gelora Samudra Kuta, Kamis (5/12/2019).

Kuta, PERSPECTIVESNEWS – Kesebelasan Bali harus mengakui keunggulan Nusa Tenggara Barat (NTB) 1-2 dalam ajang Kualifikasi PON XX/2020 Papua Grup 3, di Stadion Gelora Samudra Kuta, Kamis (5/12/2019).

Dengan hasil tersebut, praktis peluang Bali lolos ke PON Papua tahun depan sangat berat karena di grup yang diikuti tiga tim ini, Bali harus menang melawan Nusa Tenggara Timur (NTT) minimal 3-0 sedangkan NTB dikalahkan NTT dengan skor 1-0 pada laga hari Sabtu (7/12/2019).

Bertanding di depan publiknya sendiri, penggawa besutan pelatih kepala Kadek Swartama justru mendapat tekanan dari anak-anak NTB. Alhasil, laga baru berjalan 10 menit, gawang tim Bali yang dikawal I Gusti Putu Adi Suryawan dibobol oleh Striker NTB, Hafid.

Gol itu tercipta selain karena kesalahan anak-anak Bali juga kepintaran dan kecepatan pemain depan NTB dalam melakukan penetrasi ke daerah pertahanan lawan.

Tertinggal oleh gol cepat, tim Bali dikapteni Rijal Zaydin seakan tersengat. Mereka mencoba menyamakan skor melalui bola-bola crossing ke mulut gawang. Upaya ini segera membuahkan hasil ketika menit 17 I Nyoman Andika Permana membobol gawang NTB yang dijaga Yasril Al Farabi.

Usai menyeimbangkan kedudukan, tim Bali kian meningkatkan daya gedornya. Beberapa kali peluang didapat namun kokohnya lini pertahanan NTB yang dikoordinir sang kapten Rizal Zayadin, beberapa serangan Bali mampu dimentahkan. Hingga babak pertama usai skor imbang bertahan.

Babak kedua, NTB mengawali dengan melakukan inisiatif penyerangan. Bola-bola crossing dari sektor kedua sayapnya, kerap membahayakan lini pertahanan Bali. Bali pun tidak kalah gencarnya melakukan serangan ke daerah pertahanan NTB.

Saling serang inilah membuat lini pertahanan Bali terbuka karena pemain tengah yang membantu menyerang terlambat mengkaver daerahnya. Sebaliknya, anak-anak NTB di bawah besutan pelatih kepala Jan Saragih dengan kecepatannya seringkali membuat pertahanan Bali keteteran.

Akibatnya, menit 82 gawang Putu Adi Suryawan kembali dibobol oleh Hafid melalui sundulan kepalanya memanfaatkan umpan crossing dari rusuk kiri pertahanan Bali. Skor 2-1 untuk NTB ini bertahan hingga laga pungkas.

Pelatih kepala kesebelasan NTB, Jan Saragih merasa lega di laga perdana ini mampu meraih poin maksimal. Ia mengakui Bali sebenarnya tampil lebih menekan, hanya saja kokohnya pertahanan NTB membuat tekanan tersebut dimentahkan.

“Babak kedua tensi pertandingan naik turun, serangan silih berganti dilakukan, dan pemain kami lebih fokus menghadapi laga sehingga berhasil mencuri gol kemenangan. Ini pantas kami syukuri dan menjadi modal melakoni laga lawan NTT,” ujarnya.

Sementara pelatih kepala kesebelasan Bali, Kadek Swartama mengakui pemainnya tidak bisa mengembangkan pola yang selama ini diberikan saat latihan.

“NTB mobilitasnya tinggi, daya juangnya juga tinggi, sementara anak-anak bermain tidak sesuai harapan, apa yang diberikan saat latihan tidak keluar saat pertandingan sesungguhnya,” ujar Kadek Swartama.

Ditanya peluangnya lolos ke PON Papua tahun 2020 mendatang, mantan penggawa Gelora Dewata ini mengaku optimis meski di laga terakhir tanggal 9 Desember mendatang menghadapi NTT.(rup)