Pemprov Bali Gelar Kompetisi Bunga Internasional Berhadiah Rp 1 Milyar

0
114
Wagub Cok Ace usai prescon terkait penyelenggaraan kompetisi bunga internasional 2020.

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menyelenggarakan kompetisi bunga internasional atau “International Flower Competition 2020” yang bertujuan untuk menciptakan serta melestarikan lingkungan sekitar melalui penataan kebun bunga.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat menggelar konferensi pers dengan awak media terkait pelaksanaan kompetisi di Ruang Rapat Prajasabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa  (3/12/2019).

Lebih lanjut, Wagub Cok Ace menyampaikan, kompetisi yang akan memperebutkan hadiah Rp 1 milyar itu dipandang sangat positif. Selain menumbuhkan minat masyarakat untuk menata lingkungan sekitar terutama telajakan agar lebih asri dan indah juga secara tidak langsung memberikan dampak positif bagi pariwisata di Bali.

Dengan telajakan yang indah dan asri di depan rumah akan menghadirkan pemandangan yang menyejukkan bagi wisatawan dan hal tersebut akan membuat Pulau Bali lebih tertata rapi. Untuk itu, ia berharap masyarakat yang mengikuti kompetisi ini tidak hanya fokus terhadap hadiah semata melainkan fokus dalam melestarikan lingkungan yang dimulai dari lingkungan rumah sendiri.

“Saya minta masyarakat yang ikut kompetisi ini tidak hanya fokus pada hadiahnya saja, tapi mari fokus untuk menata lingkungan rumah sekitar karena itu merupakan kontribusi nyata untuk pelestarian lingkungan di Bali,” pungkasnya.

Sementara itu, owner of Hanging Gardens of Bali Nir Peretz menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Bali. Ia mengatakan bahwa gagasan diadakannya kompetisi ini berawal dari keprihatinan terhadap tingginya sampah plastik di Bali dan akan semakin mengkhawatirkan jika tidak dibatasi penggunaan plastik di masyarakat.

Ia mengatakan bahwa pada kompetisi kedua ini akan diadakan dua kompetisi berbeda yakni Kategori Sekolah Dasar dan Katagori Umum (Perorangan). “Dengan bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali sebagai leading sector, kami akan mengirim surat ke Kabupaten/Kota di Bali agar menginformasikan hal ini kepada masyarakat dan SD yang ada di masing-masing kabupaten.

Sementara, itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Teja menjelaskan, terdapat syarat dan ketentuan yang berlaku dalam kompetesi tersebut, diantaranya; peserta tidak dipungut biaya apapun, namun peserta diwajibkan untuk melakukan pendaftaran online melalui website dikarenakan penilaian finalis akan dilakukan secara online saja.    (ari)