Resmi Dilantik, Kedua Kalinya Kembang Hartawan Nahkodai KNPI Jembrana

0
131
Pengukuhan Ketua KNPI Kabupaten Jembrana bertempat di Museum Manusia Purba, Gilimanuk, Sabtu (30/11/2019).

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS- Kembang Hartawan kembali menahkodai KNPI Jembrana untuk yang kedua kalinya. Kembang dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua KNPI Bali Nyoman Gede Antaguna, Sabtu (30/11/2019) di Museum Manusia Purba, Gilimanuk.

Turut hadir Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutarmi, Kadis Pendidikan Pemuda Olahraga Ni Nengah Wartini, majelis desa adat, kementerian agama serta pimpinan OKP (Organisasi Kepemudaan) se Kabupaten Jembrana.

Terpilihnya Kembang yang kedua kalinya ini sesuai hasil Musda KNPI tanggal 28 September 2029 serta pembentukan pengurus periode 2019 -2022 melalui hasil tim formatur.

Usai dikukuhkan, Kembang mengajak pengurus yang baru dilantik siap kerja lewat program dan kegiatan, khususnya menjawab tantangan bonus demografi Indonesia dengan jumlah angkatan muda yang cukup besar.

“Generasi muda yang jumlahnya cukup besar adalah potensi besar sekaligus tantangan .Jika bisa dimanfaatkan dengan baik,mencetak anak muda tangguh akan membantu mengembalikan kejayaan bangsa menjadi  bangsa yang besar dan  diperhitungkan,” terangnya.

Selain itu, Ia juga mengajak pengurus yang baru untuk mampu mengevalusi berbagai program yang telah dikerjakan sebelumnya. “Pasti ada kekurangan untuk kita sempurnakan nanti dalam penyusunan program berikutnya. Ada yang kurang, mari bersama sama kita benahi,” ungkapnya.

Sementara Ketua KNPI Bali Nyoman Gede Antaguna mengucapkan selamat atas dilantiknya Kembang Hartawan serta pengurus DPD KNPI Jembrana yang baru. Figur Kembang Hartawan disebutnya sudah dikenal dengan baik dan diyakini mampu menggerakkan roda organisasi.

“Bung Kembang adalah figur yang cocok memimpin KNPI Jembrana. Saya kira periode tiga tahun di kepemimpinan sebelumnya sudah mampu mengidentifikasi permasalahan sekaligus mencarikan solusi,” kata Antaguna.

Senada dengan Kembang, Ia berharap pengurus baru mampu lebih energik khususnya mencetak generasi muda unggul di Jembrana. “Limpahan bonus demografis ini harus dimanfaatkan. Saat ini masa keemasan ditandai jumlah angkatan pemuda yang besar. KNPI harus ikut ambil bagian dalam pemberdayaan pemuda karena kalau gagal, jumlah yang banyak itu tidak produktif, malah menjadi pengangguran dan menambah garis kemiskinan,” sebutnya.

Ia juga menambahkan, pengurus KNPI Jembrana yang baru harus mampu bersinergi dengan daerah guna menjaga nama baik Bali di level lebih tinggi.

Selain pengukuhan dan pelantikan pengurus KNPI periode 2029 -2022, kegiatan juga dirangkaian dengan kemah pemuda yang digelar selama tiga hari (29 Nopember -1 Desember 2019) serta dialog kebangsaan dengan tema bahaya dan ancaman radikalisme.     (utu)