Ade Iwan “Tantang” Ketua KONI Badung Adu Data Soal Dana TC

0
366
Ade Iwan Setiawan

Mangupura, PERSPECTIVESNEWS – Salah satu perwakilan orang tua atlet taekwondo Badung, yakni Ade Iwan Setiawan ‘menantang’ Ketua KONI Badung soal data terkait dana TC yang harusnya diterima atlet dan pelatih TI Badung saat Porprov Bali 2017 lalu.

“Saya dan orang tua atlet lainnya datang ke KONI Badung itu kapasitasnya sebagai orang tua, bukan sebagai anggota Taekwondo Indonesia. Ini terkait dana TC di Porprov Bali 2017 tersebut,” tegas Iwan Setiawan, Minggu (1/12/2019).

Menurut Ade Iwan, kedatangan mereka ke KONI Badung bukan untuk membuat tuduhan, melainkan  mendapatkan jawaban dan konfirmasi dari KONI Badung sebagai lembaga yang menyalurkan dana dari APBD ke cabor-cabor, termasuk taekwondo.

“Harusnya Ketua KONI Badung senang, kami melakukan konfirmasi seperti ini, sehingga kami paham dengan dana negara yang disalurkan oleh KONI Badung,” ujarnya.

Diceritakan Ade Iwan, setelah 2 tahun berlalu dari Porprov 2017, pihaknya baru mengetahui kalau ada dana Training Camp (TC) senilai Rp 5.400.000 untuk 3 bulan bagi setiap atlet dan pelatih. Lebih dirincinya, pada tim Porprov Taekwondo Badung Porprov 2017, ada 32 atlet termasuk pelatih yang seharusnya berhak atas dana tersebut sesuai dengam ketentuan KONI Badung.

Namun faktanya, kata dia, tidak ada satupun yang menerima dana tersebut. “Kemana larinya total dana kurang lebih senilai Rp 170 juta tersebut,” tanya Ade Iwan.

Dari hasil audiensi belum lama ini ke KONI Badung,  Kepala Staf yakni Anak Agung Rawat membenarkan bahwa pada tahun 2017, KONI Badung memberikan uang TC kepada setiap atlet dan pelatih senilai Rp 5,4 juta setelah dipotong pajak untuk 3 bulan.

Dana tersebut sudah diserahkan kepada seluruh pengkab cabor peserta Porprov, termasuk Pengkab TI Badung.

“Anak-anak kami dan para pelatih tidak pernah mendapatkan dana TC yang dimaksud dari Pengkab TI Badung itu. Jadi hal yang wajar kami menanyakan kepada KONI Badung. Kenapa Ketua KONI Badung sedemikian sensitifnya ketika kami menanyakan soal dana sampai mengancam akan bertindak tegas kepada saya? Ada apa dengan Ketum KONI Badung?,” ujar Iwan bertanya-tanya.

Pihaknya yakin para atlet dan pelatih yang tidak pernah mendapatkan dana TC tersebut akan puas jika Ketua KONI Badung secara transparan membuka data yang dimiliki oleh KONI Badung soal anggaran yang diserahkan ke Pengkab TI Badung tersebut.

“Siapa tahu kami yang kurang informasi soal dana itu menjadi lebih paham soal pengelolaan dana hibah yang berasal dari APBD Kabupaten Badung. Setidaknya mereka para orang tua atlet, atlet dan pelatih tidak memiliki pikiran tentang adanya unsur memperkaya diri sendiri dan merugikan negara dalam persoalan ini,” tandas Ade Iwan Setiawan.(rup)