Wakil Walikota Denpasar Gelontorkan Bonus kepada Atlet Peraih Medali di Porprov Bali

0
494
Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara menyerahkan secara simbolis bonus kepada atlet yang berprestasi di ajang Porprov Bali 2019 Tabanan, Jumat (29/11/2019) di Wantilan DPRD Bali.(FOTO: Humas Pemkot Denpasar)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Atlet Kota Denpasar yang berhasil meraih medali di ajang Porprov Bali XIV/2019 Tabanan, kini sumringah menyusul dicairkannya bonus kepada mereka termasuk pelatih, Jumat (29/11/2019). Total bonus yang dicairkan secara simbolis oleh Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara senilai Rp 17,9 miliar.

Di Porprov 2019, lapor Ketua Kontingen Denpasar, Nyoman Mardika, total medali yang dikemas Kota Denpasar sebanyak 330 keping terdiri atas 108 medali emas, 112 perak, dan 110 perunggu.

Adapun besarnya bonus yang didapat masing-masing atlet, yakni medali emas Rp 60 juta untuk cabor perorangan, perak Rp 15 juta dan perunggu Rp 6 juta. Acara penyerahan bonus kemarin dihadiri antara lain Sekda Denpasar, AA Ngurah Rai Iswara dan Ketua Umum KONI Denpasar, IB Tony Astawa.

Sedangkan bonus medali emas untuk permainan ganda senilai Rp 40 juta, perak 7,5 juta dan perunggu Rp 4 juta. Untuk bonus kategori triple medali emas digelontor Rp 30 juta, perak Rp 6 juta, dan perunggu Rp 3 juta. Untuk bonus kategori beregu bonus emas Rp 25 juta, perak Rp 5 juta, dan perunggu Rp 2 juta.

Wawali Jaya Negara mengucapkan terimakasih atas perjuangan atlet Porprov Kota Denpasar memberikan yang terbaik untuk Kota Denpasar. Meski begitu evaluasi harus terus dilakukan.

“Jadi apapun yang bisa kita lakukan, mari lakukan yang terbaik untuk Denpasar. Termasuk evaluasi program ke depannya. Dan, untuk bonus masuk langsung ke rekening atlet bersangkutan,” terang Jaya Negara. Sehingga tidak ada lagi pertanyaan soal bonus kapan cairnya lagi.

Ucapan terimakasih juga dia sampaikan kepada tim pelatih, ofisial dan pihak pengurus cabor atas dedikasinya selama ini dalam membudayakan prestasi untuk Kota Denpasar. Selain menyerahkan bonus secara simbolis, calon Walikota Denpasar itu juga membubarkan secara resmi kontingen Kota Denpasar.

Sementara Nyoman Mardika yang juga Waketum KONI Denpasar menegaskan ini bonus tertinggi bagi atletnya. Jadi jangan lagi tergiur ingin pindah untuk membela daerah lain lagi karena soal bonus. Sebab, pemerintah telah berupaya mewujudkan peningkatan bonus Porprov.

“Peningkatan bonus Rp 10 juta itu nominal yang cukup banyak. Dari awalnya Rp 50 juta Porprov 2017 lalu kini menjadi Rp 60 juta untuk bonus emas perorangan tahun 2019,” terang Mardika.

Disatu sisi Ketua Umum KONI Kota Denpasar, IB Tony Astawa menegaskan hasil Porprov di Tabanan memang belum memuaskan. Dari target awal sekitar 130 medali emas. Namun Denpasar justru perak dan perunggunya sangat banyak.

“Soal bonus sama dengan daerah lain, diharapkan Porprov mendatang kembali bisa membela Denpasar nantinya. Termasuk yang sudah pindah agar bisa kembali membela Kota Denpasar. Karena reward Denpasar sudah sangat tinggi,” tutur IB Tony Astawa.

Soal akan ada pergeseran grade bagi atlet cabor memang ada evaluasi. Mengacu hasil Porpov di Tabanan, lanjut dia, KONI Denpasar akan kembali menerapkan soal grade atlet berdasarkan prestasinya selama ini.(zil)