Penggunaan Aset Diserahterimakan, Jembrana Siap Manfaatkan Fungsi Anjungan Cerdas Rambut Siwi

0
195
Sekretaris Daerah Made sudiada,S.H didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan Nengah Ledang saat melakukan penandatanganan serah terima aset barang milik negara (BNM) terkait penggunaan Anjungan Cerdas Rambut Siwi di Swiss Bhelhotel Tuban Rabu (20/11/2019).

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS – Sekdakab Jembrana, I Made Sudiada dan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR, Hadi Sucahyono menandatangani berita acara serah terima barang milik negara (BMN) berupa Anjungan Cerdas Rambut Siwi, di Swiss Belhotel Tuban, Kabupaten Badung pada Rabu (20/11/2019). Turut hadir antara lain, Asisten I Pemerintahan, I Nengah Ledang.

Membacakan sambutan Bupati Jembrana Putu Artha, Sekda I Made Sudiada mengatakan, sesuai dengan perencanaan awal pembangunan fasilitas umum Anjungan Cerdas Rambut Siwi memiliki fungsi utama sebagai rest area terpadu, tapi juga dimanfaatkan sebagai pusat inkubasi bisnis UMKM, kuliner dan juga sebagai pusat informasi pariwisata Bali pada umumnya dan Jembrana pada khususnya.

Melihat dari fungsi ini, lanjut Bupati dalam sambutannya, menjadikan Pemkab Jembrana sangat antusias mendukung terwujudnya fasilitas ini di Jembrana, yang selama ini hanya menjadi perlintasan transportasi darat dari dan keluar Bali.

“Dengan dilaksanakan penandatanganan berita acara serah terima ini, saya berharap pemanfaatannya dapat terlaksanakan dengan baik, mengingat anjungan cerdas selain sebagai sarana edukasi yang memuat informasi pariwisata di Bali juga sebagai sarana mendukung ekonomi serta hiburan/budaya,” ucapnya.

Dikatakan juga, Pemkab Jembrana pada tanggal 28 sampai tanggal 30 November 2019 akan menggelar Festival Jegog di Anjungan Cerdas Rambut Siwi, yang akan diikuti oleh 50 kelompok atau sekehe jegog se-Kabupaten Jembrana.

Sementara Kepala BPIW Kementerian PUPR, Hadi Sucahyono dalam sambutannya menyampaikan saat ini Kementerian PUPR membangun 5 destinasi parawisata sebagai skala prioritas, di antaranya Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Likupang. 

Anjungan cerdas yang ada di Kabupaten Jembrana ini, menurut dia, menjadi percontohan yang jika sukses dalam pemanfaatannya nanti, maka di lima destinasi tersebut akan dibuat juga seperti di Kabupaten Jembrana.

“Saya berharap dengan adanya Anjungan Cerdas Rambut Siwi bisa dapat menjadi contoh, karena  ke depan jika ini berhasil dalam segi pemanfaatan dan terlaksana sesuai fungsinya, melalui Kementerian PUPR akan membangun anjungan cerdas di wilayah lain. Jadi mari bersama-sama kita  manfaatkan aset Anjungan Cerdas Rambut Siwi dengan baik,  menjaga kualitas bangunannya agar tetap terjaga, karena saat ini statusnya masih penggunaan sementara, dan masih progres untuk dihibahkan kepada Pemkab Jembrana,” kata Hadi.(utu)