Wujud Kepedulian Gubernur Koster, Oktober 2019 Tunjangan Kepsek SMA/SMK/SLB se-Bali Naik 300 Persen Lebih

0
119
Gubernur bersalaman dengan Kepsek SMA/SMK/SLB se-Bali.

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS- Peran sentral kepala sekolah (Kepsek) dalam meningkatkan kualitas pendidikan mendapat perhatian khusus dari Gubernur Bali Wayan Koster. Mulai Oktober 2019, tunjangan jabatan Kepsek SMA/SMK/SLB se-Bali dinaikkan menjadi 300 persen lebih.

Wujud kepedulian Gubernur Koster tersebut bisa dipahami mengingat Kepsek yang merupakan pemimpin tertinggi pada sebuah lembaga pendidikan, memegang peranan yang sangat besar dalam membawa dan menentukan kualitas pendidikan.

“Dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin, kepala sekolah dituntut bisa berperan sebagai manajer yang bertugas mengelola segala sesuatu terkait dengan sekolah. Kepsek juga harus bisa sebagai supervisor untuk memantau dan membina proses pembelajaran di sekolah,” ungkap Gubernur Bali, Selasa (5/11/2019).

Gubernur menekankan hal itu dalam pengarahannya kepada Kepsek SMA/SMK/SLB Negeri se-Bali terkait Pergub No 7 Tahun 2019 tentang tambahan penghasilan bagi PNSD yang menduduki jabatan fungsional guru dan tenaga kependidikan pada satuan pendidikan menengah dan pendidikan khusus di lingkungan Pemprov. Bali, yang berlangsung di Ruang Rapat Wiswasabha, Kantor Gubernur Bali.

Lebih jauh dalam arahannya, Gubernur Koster yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini menguraikan, kenaikan tunjangan Kepsek ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas kinerja Kepsek dan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah menengah.  Dengan kenaikan tunjangan ini, orang nomor satu di Bali ini berharap agar jabatan kepala sekolah benar-benar diisi oleh orang yang berkualitas yang mampu memimpin sekolahnya, mengatur penyelenggaran pendidikan sekolahnya sehingga mampu meningkatkan kualitas sekolah yang dipimpinnya.

“Dulu tunjangan kepala sekolah hanya Rp 1,5 juta dan per Oktober ini saya naikkan menjadi Rp 6,25 juta. Naiknya tinggi sekali dan tunjangan profesi masih tetap didapat. Dengan kenaikan tunjangan ini, saya harap Kepsek bisa meningkatkan mutu sekolahnya. Bagaimana agar murid-murid disiplin, gurunya juga disiplin, sistem pengajaran dan tata kelola sekolah juga baik dan pada akhirnya kualitas pendidikan sekolah akan meningkat,” ujarnya di hadapan sekitar 142 Kepsek SMA/SMK/SLB se-Bali ini.

Gubernur Koster juga menyampaikan bahwasannya pendidikan merupakan salah satu bidang prioritas dari Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Ke depan akan dibangun lebih banyak lagi SMA/SMK/SLB di Bali serta perluasan gedung maupun sarana prasarana penunjang pendidikan di sekolah, sehingga sekolah bisa menampung semua siswa dan pelaksanaan wajib belajar 12 tahun dapat tercapai. 

“Kami juga terus melakukan sejumlah kajian serta mengimplementasikan sejumlah program dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bali sehingga tercipta SDM Bali yang unggul, memiliki daya saing dan mampu memenangkan persaingan di tingkat global,” katanya menegaskan.    (ari)