Persela Lamongan Hentikan Laju Kemenangan Beruntun Bali United

0
108
Melvin Platje melakukan selebrasi bersama penggawa Bali United lainnya usai menjebol gawang Persela Lamongan ketika kedua kesebelasan bentrok di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, yang berakhir imbang 1-1, Kamis (31/10/2019) malam. (FOTO:laman resmi bali united)

Gianyar, PERSPECTIVESNEWS – Persela Lamongan menjadi tim pertama yang menghentikan laju kemenangan Bali United di kandang sendiri setelah kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 pada pekan ke-26 Liga 1 2019, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Kamis (31/10/2019).

Babak pertama Bali United unggul 1-0 melalui sundulan kepala Melvin Platje memanfaatkan umpan dari Paulu Sergio menit 18. Kiper Persela Lamongan Dwi Kuswanto terlambat bereaksi dan terpana ketika bola mengunjam gawangnya.

Tertinggal 0-1, anak-anak Persela Lamongan besutan pelatih kepala Nil Maizar mencoba bangkit dengan meningkatkan daya gedornya. Beberapa kali duel bola-bola bawah dimenangkan anak-anak Persela Lamongan.

Sedangkan di kubu Bali United, penggawa besutan pelatih kepala Stefano Cugurra juga tidak mengendorkan tekanan meski telah unggul satu gol. Serangan melalui bola-bola crossing dari kedua sayapnya kerap kali dilakukan pemain Bali United untuk menambah gol.

Menit 38 nyaris saja Bali United menambah gol ketika salah seorang pemain Persela Lamongan menyentuh bola di dalam kotak terlarang ketika hendak menghalau serangan pemain Bali United. Sayangnya wasit Agus Fauzan Arifin dari Yogyakarta tidak melihatnya sebagai handsball sehingga tidak memberi tendangan penalti kepada Bali United. Hingga jeda laga, skor 1-0 tetap milik Bali United.

Babak kedua, Persela langsung tancap gas dan meningkatkan agresivitasnya. Serangan gencar tersebut membuahkan petaka bagi Bali United ketika menit 49 Pacheco diusir wasit keluar lapangan karena dengan sengaja menampar striker asing Persela Lamongan, Alex Dos Santos Gocalves.

Unggul jumlah pemain, tidak membuat mudah Persela Lamongan mengimbangi permainan cepat yang diperagakan anak-anak Bali United. Sebaliknya bagi kubu Bali United, kehilangan Pacheco tidak seberapa berpengaruh terhadap pola serangan yang diperagakan Bali United.

Namun aliran bola yang lebih banyak mengarah ke pertahanan Bali United, akhirnya membuahkan hasil ketika menit 65 tendangan keras Arif Satria jauh dari luar kotak penalti gagal ditangkap Wawan Hendrawan. Bola kencang mengarah ke sudut kanan atas Wawan berhasil menyamakan skor menjadi 1-1.

Berhasil menyamakan kedudukan membuat pemain Persela Lamongan menjadi makin percaya diri. Serangan demi serangan terus dilakukan mereka. Sebaliknya para pemain Bali United lebih banyak turun memperkuat lini pertahanan mereka sembari sesekali melakukan serangan balik.

Menit 80, Persela Lamongan nyaris mencetak gol keduanya melalui kaki Kei Herose saat tendangannya dari luar kotak penalti gagal diantisipasi Wawan Hendrawan. Sayang gawang yang sudah kosong, bola tendangan Herose hanya membentur mistar bawah kanan Wawan. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-1 tetap bertahan.(jos)