Operasi Zebra Agung Polres Jembrana 2019 Jaring Ratusan Pelanggar

0
125
Para pelanggar lalu lintas mendapat tindakan tegas dari petugas Operasi Zebra Agung Polres Jembrana 2019, Selasa (29/10/2019).

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS – Ratusan pelanggar baik kendaraan roda dua maupun roda empat dan truk terjaring dalam Operasi Zebra Agung Polres Jembrana di depan Kantor Bupati Jembrana, Selasa (29/10/2019).

Oprasi yang melibatkan POM, Dishub Jembrana, Pol PP Jembrana dan instansi vertikal lainnya dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Shinta Ayu Pramesti.

Selama kurang lebih satu jam, petugas gabungan tersebut menindak 25 pelanggar di antaranya 12 orang tanpa SIM, 12 orang tanpa STNK, dan pelanggar tanpa kelengkapan.

Sedangkan untuk mobil roda empat jenis pik up L300 yang belum KIR ada 7 pelanggar. Operasi Gabungan dalam kaitan Operasi Zebra Agung 2019 kali ini dengan langsung penindakan tilang di tempat, di mana pelaksanaannya telah berjalan dalam keadaan aman.

Operasi Zebra berlangsung dari tanggal 23 Oktober 2019 sampai tanggal 5 November nanti, dan direncanakan untuk Operasi Gabungan penindakan langsung ini akan dilaksanakan tiga kali. “Hari ini yang pertama dan nanti akan diporsikan yang kedua berlanjut Operasi Zebra ketiga,” ungkap Iptu Shinta.

Dikatakan, selama Oprasi Zebra di wilayah hukum Polres Jembrana total sudah mengeluarkan 300-an surat tilang. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan operasi yang sama tahun sebelumnya, yakni 176 tilang.

Dalam pelaksaan Operasi Zebra Agung kali ini petugas tidak hanya melakukan penindakan langsung tilang di tempat, namun juga memberikan teguran kepada pengguna jalan yang melanggar.

Seizin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa, Iptu Shinta mengatakan, dari total pelangaran yang terjadi sebanyak 334 yang paling mendominasi yakni sepeda motor yaitu pengendara di bawah umur, disusul para pengendara tidak menggunakan helm.

Operasi akan diperluas hingga ke jalan-jalan yang jarang dilakukan operasi. Dengan harapan masyarakat pengguna jalan tidak mengabaikan peraturan lalu lintas.

“Ke depan Jembrana khususnya dan Bali umumnya menjadi model berlalulitas yang baik, aman, nyaman, dan bisa selamat sampai tujuan,” imbuh Iptu Sintha Ayu Pramesti.(utu)