Lomba Merpati Terbang Tinggi Perebutkan Hadiah Uang Total Rp 16,5 Juta

0
78
Lomba burung merpati terbang tinggi memperebutkan hadiah uang Rp 16,5 juta di Lapangan Dauhwaru, Negara, Minggu (27/10/2019).

Jembarana,  PERSPECTIVESNEWS- Sebagai salah satu atraksi budaya yang khas, lomba burung merpati terbang tinggi rutin dilaksanakan di Kabupaten Jembrana. Atraksi yang merupakan salah satu keunikan tradisi budaya yang ada di Kabupaten Jembrana ini memperebutkan hadiah uang total Rp 16,5 juta.

Kegiatan ini diharapkan memiliki dampak positif bagi pelestarian budaya serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan sektor pariwisata di Jembrana.

Untuk kedua kalinya di tahun ini, lomba burung merpati terbang tinggi II Jembrana Cup 2019 dilaksanakan di Lapangan Dauhwaru, Minggu (27/10/2019).

Lomba dihadiri Wabup Jembrana, I Made Kembrang Hartawan di dampingi Asisten I Kabupaten Jembrana, I Nengah Ledang, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Nengah Alit, Camat Negara, Andi Ajasmara dan beberapa kepala OPD.

Ngurah Komang Grya yang masih didapuk selaku ketua panitia mengaku, keunikan dari lomba merpati terbang tinggi ini adalah dibedakannya burung yang berlomba berdasarkan warna, dibagi dalam 2 kelas (kelas mores dan kelas polos) dengan media penilaian berupa acal.

Lomba kali ini diikuti oleh 94 pasang merpati dari seluruh Kabupaten Jembrana memperebutkan piala bergilir Bupati Cup dengan total hadiah sebesar Rp 16,5 juta.

“Merpati yang dipertandingkan dibedakan warna mores dan polos. Mores tidak digabungkan dengan polos karena di atas dapat mengaburkan pandangan untuk penilaian,” ujar Komang Grya. Acal dengan lingkaran di atasnya digunakan sebagai batas pandangan penilaian, apabila burung terlihat keluar area pandang dari acal, otomatis kalah,” lanjutnya.

Wabup Kembang dalam kesempatan tersebut menyempatkan diri masuk ke dalam acal (tempat penilaian) untuk mengetahui proses penilaian.

“Lomba ini butuh ketahanan fisik, di bawah terik matahari kita harus menengadah melihat burung yang terbang semakin tinggi, luar biasa,” ujar Wabup Kembang mengapresiasi.     (utu)