Dorong Pertumbuhan Bisnis Merchant, GrabFood Launching Jaringan ‘Cloud Kitchen’ di Bali

0
219
Hadi Surya Koe, Head of Marketing GrabFood, Grab Indonesia (empat kiri), Sai Alluri, Head of GrabKitchen (tiga kiri),Halim Wijaya, One GrabBusiness Head Bali (lima kiri) foto bersama mitra merchant GrabKitchen di Bali.

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS- Komitmen GrabFood dalam upaya mendorong pertumbuhan bisnis merchant di Bali, dilakukan dengan me-launching jaringan ‘Cloud Kitchen’ (GrabKitchen). Lokasinya di Puputan Renon, Bali.

GrabKitchen yang dilaunching Kamis (17/10/2019) tersebut menjadi outlet ke-20 yang beroperasi di Indonesia. Dengan mendekatkan pelanggan untuk bisa menikmati santapan lokal favorit mereka, GrabKitchen yakin binis merchant yang tergabung ke dalam aplikasi tersebut, akan tumbuh jauh lebih baik.

 “Sebagai platform layanan pesan-antar makanan terdepan, GrabFood senantiasa mencari cara untuk melayani pelanggan, mitra merchant dan mitra pengemudi kami,” jelas Head of Marketing GrabFood, Grab Indonesia Hadi Surya Koe di Seminyak, Bali, Kamis, 17 Oktober 2019.

Ditambahkan Surya Koe, GrabKitchen mendorong bisnis mitra merchant untuk berkembang dan tumbuh. Sekaligus, memberikan pilihan kepada pelanggan untuk kuliner Iebih beragam.

“Kami bekerja sama dengan merchant terbaik untuk menyajikan ragam hidangan favorit di Bali dan menghadirkan GrabKitchen di lokasi yang strategis,” tambahnya.

Diinformasikan, GrabKitchen merupakan dapur ‘delivery-only’ atau dikenal dengan ‘cloud kitchen’. Bisnis konsep baru itu diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui proyek pilot GrabKitchen pada September 2018 dan resmi diluncurkan pada April 2019 lalu.

GrabKitchen memanfaatkan data untuk mengidentifikasi dan memetakan kesenjangan permintaan pelanggan di wilayah tertentu. GrabKitchen juga mendorong pertumbuhan bisnis mitra merchant.

 GrabKitchen menawarkan peluang ekspansi untuk pemilik usaha kuliner. Terutama, untuk pengusaha UMKM ke wilayah-wilayah baru dan menjangkau Iebih banyak konsumen dengan pemanfaatan teknologi.

Konsep ‘cloud kitchen’ juga mampu menekan biaya operasional. Karena sebagian besar dari kegiatan operasional ‘cloud kitchen’ merupakan layanan deliver-only.

Keuntungan lainnya, pengusaha atau UMKM tak perlu mengeluarkan investasi besar untuk biaya sewa tempat. Model bisnis ini juga mendorong mereka untuk menjangkau Iebih banyak pelanggan melalui GrabFood.

Pemilihan lokasi di Renon, dikatakan Hadi Surya Koe, didasari analisis tentang pola perjalanan dan pemesanan makanan para pelanggan GrabFood.

“Yang kemudian digunakan untuk menentukan kategori merchant yang akan menempati GrabKitchen di Renon, Bali Berdasarkan analisis data tersebut,” jelasnya.

Lima Merchant

GrabKitchen menjalin kerja sama dengan lima merchant favorit yakni, Kopi nAu, Geprek Bensu, Nasi Padang Sepuluh Ribuan, Ayam Geprek Coobek, dan Ayam Geprek Bu Deasy.

Sebelumnya, GrabKitchen diluncurkan di kota Bangkok, Thailand, dan Kota Ho Chi Minh, Vietnam. Direncanakan, GrabKitchen bakal segera diluncurkan di Filipina dan Singapura.    (ari)