Perseden U-17 Raih Piala Soeratin setelah Kalahkan Perst Tabanan 2-0

0
123
Skuat Perseden Denpasar yang meraih Piala Soeratin. (FOTO: Ist)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Kesebelasan Perseden Denpasar U-17 meraih gelar juara Piala Soeratin 2019 setelah mengalahkan Perst Tabanan 2-0 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Rabu (16/10/2019).

Jalannya laga memang berlangsung ketat sejak peluit kickoff dibunyikan wasit. Perseden Denpasar dan Perst Tabanan sama-sama saling jual beli serangan, namun Perseden mampu mencuri gol lebih dulu di menit 19.

Kesalahan pemain Perst Tabanan di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih dan memberikan hadiah tendangan penalti kepada Perseden. Polycharpus Patrisio yang ditunjuk menjadi eksekutor, sukses menjalankan tugasnya dengan baik, 1-0 Perseden sementara unggul.

Merasa tertinggal, Perst Tabanan juga terlecut dengan misi menyamakan kedudukan, namun apa daya 40 menit babak pertama belum mampu memperdaya kiper Perseden dan skor tetap tak berubah sampai turun minum.

Di babak kedua, jalannya pertandingan masih sama seperti babak sebelumnya dan berjalan dengan tempo cepat. Perseden yang sudah unggul, terus melancarkan serangannya untuk menambah jumlah gol, namun semua itu bisa diredam oleh anak-anak Tabanan. Begitu juga sebaliknya, Laskar Ciung Wanara Muda juga mandeg serangannya, karena pertahanan Perseden yang kokoh, ditambah lagi finishing dari pemain Perst jauh melenceng dari sasaran.

Perseden akhirnya mendapat momentumnya kembali di menit 76 atau empat menit sebelum peluit panjang dibunyikan. Perseden kembali menambah skor menjadi 2-0 setelah sontekan Tri Satria yang masuk di babak kedua, tak mampu dibendung oleh kiper Perst Tabanan. Alhasil skor 2-0 ini tetap bertahan hingga akhir dan Perseden berhak atas gelar juara.

Sementara itu, di perebutan juara tiga, PS Badung berhasil mengalahkan Sportivo Buleleng dengan skor tipis 2-1. Kemenangan PS Badung itu ditentukan dalam perpanjangan waktu ekstra setelah di waktu normal (2×40 menit) kedua tim bermain imbang 1-1.

Dalam laga ini, di babak pertama khususnya kedua tim bermain imbang sama kuat 0-0. Momen gol tercipta baru terjadi di babak kedua, dimana Sportivo Buleleng memimpin lebih awal.

Menit 50, Budi Artana sukses menceploskan si kulit bundar ke jala PS Badung yang dikawal Bagus Putu Wira Putra. Sepuluh menit berselang, PS Badung akhirnya menyamakan kedudukan lewat sontekan Subaidi yang memperdaya kiper Sportivo, Angga Mertada. Skor 1-1 itu berakhir dan dilanjutkan ke perpanjangan waktu ekstra.

Dalam babak ini, sebenarnya Sportivo Buleleng mendapat keuntungan setelah satu pemain PS Badung, Arya Gangga diusir keluar lapangan karena menerima kartu kuning kedua di menit 87.

Tapi, bermain dengan 10 orang, PS Badung justru mampu mencetak gol lewat Bayu Saputra di menit 89. Gol itu sontak disambut sumringah oleh kubu PS Badung. Skor 2-1 itupun tetap bertahan hingga waktu usai dan PS Badung berhak atas juara III.(git)