Lima Kali WTP Berturut-turut, Pemkab Jembrana Diganjar Penghargaan

0
113
Bupati Jembrana (tengah) bersama Kadis I Made Maharimbawa serta kabid Perhubungan Gusti Agung Oka Kade Oka Diputra, di loby Kantor Bupati Jembrana.

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS – Pemkab Jembrana berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) lima kali berturut-turut. Atas prestasi itu, kabupaten ujung barat Pulau Bali ini  juga diberi penghargaan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan RI.

Penghargaan diserahkan langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kakanwil DJPb) Provinsi Bali, Tri Budhianto kepada Bupati Jembrana I Putu Artha, di Ruang Rapat Bupati Jembrana, Senin (14/10/2019). Turut hadir Kepala KPPN Singaraja Jordan, Kepala Bappeda dan Litbang Jembrana I Ketut  Swijana, Kepala Inspektur Ni Wayan Koriani, serta pimpinan OPD penerima DAK Pusat.

Tri Buhianto mengatakan, penghargaan ini sebagai apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah berhasil mempertahankan predikat WTP berturut-turut. Hal ini sekaligus membuktikan kepada masyarakat bahwa pengelolaan keuangan di daerahnya sudah terpenuhi.

“Saya ucapkan selamat sekaligus apresiasi kepada Kabupaten Jembrana atas Opini WTP kelima kalinya. Artinya, berbagai  kriteria sudah dipenuhi Jembrana dan sudah sesuai dengan standar akuntansi pemerintah. Di antaranya kepatuhan terhadap regulasinya,  peran APIPnya (Aparat Pengawasan Internal Pemerintah), juga kewajaran/kecukupan pelaporan. Ini modal sangat baik untuk Jembrana. Harapan kita masyarakatnya bisa tahu bahwa APBD Jembrana dikelola dengan baik,” kata Budhianto.

Terkait reward atas capaian kelima kalinya itu, pemerintah pusat juga rencananya memberikan  ‘bonus’. “Bonus itu  akan turun dalam bentuk transfer Dana Insentif Daerah (DID). Nilainya mencapai Rp 75 miliar,“ terang Budhianto.

Ia menambahkan, ada beberapa kriteria untuk meraih DID. Salah satunya pemerintah daerah itu harus berprestasi.

“Memang salah satunya adalah pencapaian opini WTP. Namun, ada kriteria lain yang harus dipenuhi. Di antaranya capaian pertumbuhan, sosial ekonomi, langkah-langkah  pengurangan kemiskinan,  indikator ekonomi, IPM, serta program-program di bidang pendidikan. Nah, Jembrana saya lihat sudah bagus. Serapan Dana Desa juga cukup tinggi.  Hasilnya nanti kita bisa lihat di APBD 2020,” katanya lagi.

Bupati Jembrana, I Putu Artha usai pemberian penghargaan merasa sangat bangga atas prestasi dan penghargaan yang diberikan Pemerintah Pusat. Menurutnya, hal ini bisa terwujud lewat upaya dan kerja keras dari semua komponen di pemerintahan.

“Terima kasih saya sampaikan atas kerja keras dan koordinasi yang saling mendukung antar-OPD. Kita patut berbangga, tapi ingat prestasi harus terus ditingkatkan,“ pinta Artha.

Atas reward yang dijanjikan Pemerintah Pusat, Bupati Artha mengaku bersyukur. “Artinya dengan PAD kita yang tidak begitu besar, reward itu nanti tentu akan sangat bermanfaat dalam mewujudkan pembangunan Jembrana, khsususnya di sektor prioritas,” terangnya.

Terakhir, Bupati asal Melaya ini juga mengingatkan para pimpinan OPD yang menerima anggaran dari Pemerintah Pusat untuk lebih tanggap dan sigap. Khususnya dalam menyajikan laporan serta mengeksekusi program, agar bantuan yang diberikan tidak sia-sia dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(utu)